Majalah Berita Indonesia

Tuesday, Mar 09th

Last update09:52:26 PM GMT

Majalah Berita Indonesia RSS Feed
You are here Home
Click on the slide!

Rapor Merah Pemberantasan Korupsi

Edisi Cetak | Berita Utama

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan puas atas pencapaian program 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu 2 (KIB 2). Namun, banyak pihak, di luar pemerintahan, justru menilai sebaliknya, gagal, rapor merah. Api semangat pemberantasan korupsi pun kini memudar.

More...
Click on the slide!

Misteri Kasus Century

Edisi Cetak | Berita Utama

Benarkah ada konspirasi dalam upaya penyelamatan Bank Century? Walaupun isu bau busuk adanya dugaan konspirasi itu kini tengah menyebar ke mana-mana, namun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan lingkaran kekuasaan-politiknya selalu menepis berbagai data dan rumor tentang aliran dana talangan Bank Century tersebut. Bahkan mereka menyebut itu fitnah!

More...
Click on the slide!

Mengasah Ketakwaan dan Solidaritas

Edisi Cetak | Lentera

Syaykh Al-Zaytun mengatakan, bahwa untuk memahami ajaran agama, akal budi harus diasah. Dan untuk memahami makna firman dalam kitab suci, sejarah dan budaya ummat pada zaman diturunkannya firman tersebut oleh Allah harus dipahami.

More...
Click on the slide!

Nikmatnya TV Digital

Edisi Cetak | Iptek

Apakah Anda sudah bosan menggeser-geser antena, menonton siaran TV berbintik, atau pusing melihat gambar TV mobil yang selalu bergoyang? Semuanya itu tidak akan Anda jumpai dalam sistem siaran digital.

More...
Click on the slide!

Booming Android Mulai 2010

Edisi Cetak | Iptek

Tekanan ponsel-ponsel berbasis sistem operasi Android terhadap Blackberry dan iPhone di tahun 2010 akan semakin menguat.

More...
Click on the slide!

Pesta Rakyat Telah Dimulai

Edisi Cetak | Olahraga

Here we go! ale,ale,ale! Go, go, goal! ale,ale,ale. Tidak lama lagi sorak-sorai itu akan terdengar saat 32 timnas negara-negara di dunia memperebutkan lambang supremasi tertinggi sepak bola, Piala Dunia.

More...
Frontpage Slideshow (version 2.0.0) - Copyright © 2006-2008 by JoomlaWorks

Visi Berita Pemimpin Pemberantas Korupsi Publik berharap, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan selalu tampil sebagai pemimpin pemberantasan korupsi.


Berita Utama Korupsi Semakin Canggih Kasus Bank Century yang sudah diaudit BPK dan tengah ramai dibahas oleh Pansus Angket DPR serta tengah diusut KPK,


Khas Optimisme Indonesia 2010 Dengan modal stabilitas keamanan dan politik yang baik dan pertumbuhan ekonomi yang positif, Indonesia optimis menj


Terdepan KH Abdurrahman Wahid: Warisan Perjuangannya Tetap Abadi Gus Dur sudah pergi dan meninggalkan kita warisan yang abadi. Ia akan dikenang sebagai sosok yang memiliki semangat


Lentera Pesan dan Hikmah Tahun Baru Pesan, hikmah dan semarak perayaan Tahun Baru, baik tahun baru masehi, terutama tahun baru hijriah kembali terdenga


Nasional Pahlawan itu Masih Relatif Sepeninggalnya KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab dipanggil Gus Dur 30 Desember 2009 lalu, masalah penganugerahan


Politik Hak Angket, Dulu dan Sekarang DPR sudah beberapa kali menggunakan hak angket yang kebanyakan ‘masuk angin’. Bagaimana dengan hak angket kasus


Hukum Tidak Ada yang Suci Setelah dianggap ada upaya penggembosan, kemandirian KPK juga dianggap hendak dikerdilkan. Berbagai upaya dilakukan


Ekonomi ACFTA Jadi Bumerang Di tengah belum siapnya pemerintah dan para pelaku usaha Indonesia terhadap sistem perdagangan bebas, ASEAN-China F


Mancanegara Kisah Skandal yang Tak Pernah Putus Nama Berlusconi, Tiger Woods, dan John Terry menambah panjang daftar tokoh terkenal yang tidak menghargai nilai kes


Iptek Nikmatnya TV Digital Apakah Anda sudah bosan menggeser-geser antena, menonton siaran TV berbintik, atau pusing melihat gambar TV mobil y


Kesehatan Belum Tentu DBD Bila Anda mengalami penurunan jumlah trombosit yang tidak disertai dengan demam, tidak ada pembesaran limpa, dan ti


Media Kekuatan Baru dari Dunia Maya Gencarnya dukungan media dan berbagai kalangan di dunia maya kepada KPK terbukti membuat penguasa tidak bisa berbua


Feature Tokoh Sensasional Tahun 2006 Menuju akhir tahun 2006, ada beberapa tokoh yang sepanjang tahun ini sudah membuat perbedaan dan m


Humaniora Meregang Nyawa dari Tempat Tinggi Di Indonesia, yang melakukan bunuh diri rata-rata memiliki latar belakang persoalan ekonomi, ketidakmampuan atau ke


Buku Kontroversi Gurita Cikeas Buku ini diprotes karena menggambarkan Presiden SBY tidak sepenuhnya konsisten dengan gerakan antikorupsi. Ia diseb


Hiburan Setumpuk Berkah di Pulau Dewata Pengambilan gambar film “Eat Pray Love” melahirkan julukan baru bagi Pulau Bali.


Budaya Sastra Erotis Bukan Mengumbar Nafsu Tak lepas dari bayang-bayang sensor dan risiko. Sebuah tema yang kerap disalahpahami. Dewan Kesenian Jakarta Jumat


Perempuan Ibu Negara Ani Yudhoyono: Bunda Semua Anak Indonesia Memberikan perhatian serius pada persoalan-persoalan pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan perempuan.


Lingkungan Pilih Hutan Kota Atau Beton? Berkaitan dengan isu pemanasan global (global warming), pembangunan gedung beton di kota-kota kini menjadi salah sa


Lintas Tajuk Investasi atau Utang Baru? Indonesia masih butuh uluran tangan negara-negara lain untuk mendanai pembangunannya—pinjaman dan investasi. Jela


Lintas Media Lampu Hijau Geliat Ekonomi Lokomotif ekonomi nasional diharapkan bergerak tahun 2007. Tetapi jangan sampai overheat karena memicu laju inflasi


Hankam Kerjasama Dua Angkatan Laut TNI AL dengan Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN), akan terus meningkatkan kerjasama pengamanan di


Olahraga Pesta Rakyat Telah Dimulai Here we go! ale,ale,ale! Go, go, goal! ale,ale,ale. Tidak lama lagi sorak-sorai itu akan terdengar saat 32 timnas n


Daerah Jambi Mampu, Maju, Mandiri Di usianya yang ke-53, Jambi sudah menoreh banyak prestasi. Sejak 2008, Provinsi Jambi berkembang menjadi 9 Kabupat


Profil Al Hilal Hamdi Ketua Timnas Pengembangan Biofuel Momok ketergantungan yang luar biasa terhadap bahan bakar minyak (BBM) segera berakhir. Pemerintah lewat R-APBN 200


Wawancara Wawancara Syaykh AS Panji Gumilang: Kebebasan Sudah Kita Miliki Setelah lebih sepuluh tahun reformasi, menurut Syaykh AS Panji Gumilang, bangsa ini telah mendapatkan nilai kebebas


Publik Angkasa Pura II: Peduli Ekonomi Mikro Persaingan di era perdagangan bebas semakin tajam dan terbuka. Perhatian BUMN, khususnya AP II ternyata cukup tingg


Metropolitan Mendobrak Jalan, Membangun Kendala Jangan salahkan badai yang datang, ucap pepatah. Jika hujan dan banjir, siapkan saja perahu. Buatkan kanal dan tang


Tokoh Kontributor Pemikiran Islam Modern Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Negeri (FISIP UIN) Syarif Hidayatullah menganugerahkan peng


Obituari Michael Jackson: “Jalan ke Bulan” Si buruk rupa yang ingin menutup kisahnya dengan berteriak dan menari tanpa beban.

Berbenah, Walau Terasa Pahit

E-mail Print PDF
User Rating: / 0
PoorBest 

Komitmen reformasi peradilan sungguh tengah diuji, momentum atas kekisruhan yang terjadi dapat dijadikan solusi pembenahan birokrasi dan sistem penegakan hukumKekisruhan penegakan hukum telah menimbulkan kegalauan, hingga mencapai ubun-ubun, dalam satu bulan terakhir ini. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dianggap telah dikriminalisasi dengan dijadikannya oknum pimpinan KPK sebagai tersangka pembunuhan, pemerasan dan penyalahgunaan wewenang oleh pihak Kepolisian dan Kejaksaan. Publik membela dan mengagungkan KPK sebagai pahlawan pemberantasan korupsi. Tetapi, di pihak lain secara bersamaan, justru terasa adanya politisasi penegakan hukum.

Keberpihakan suara publik yang cenderung membela KPK, tentulah lahir dari perbandingan rasional atas kenyataan prestasi KPK dalam memberantas korupsi yang dinilai sangat berhasil dibandingkan dengan prestasi polisi dan kejaksaan yang dinilai kurang berhasil.

Semua rakyat Indonesia pastilah ingin menjadikan Indonesia bebas dari korupsi. Maka kehadiran KPK, sebagai badan ad-hoc untuk menerobos kebuntuan pemberantasan korupsi sangat didukung seluruh elemen rakyat. Maka siapapun pasti tidak ingin terjadi kriminalisasi atau rekayasa pelemahan atas KPK.

Demokrasi yang sudah terbangun dalam sepuluh tahun terakhir telah membuka hak dasar bersuara bagi rakyat. Suatu kemajuan yang patut terus digalang dan disyukuri. Namun demokrasi haruslah diletakkan di atas landasan hukum, sebagai suatu sistem aturan main. Dalam demokrasi, hukumlah yang jadi panglima. Jangan malah sebaliknya, politik jadi panglima.

Dalam kaitan ini, kita ingin kekisruhan penegakan hukum ini segera dapat diakhiri. Sebab kontroversi penegakan hukum (pemberantasan korupsi), ini telah menyita banyak energi bangsa ini. Bahkan hiruk-pikuk kasus ini telah menenggelamkan informasi Rembuk Nasional yang digelar pemerintah membahas agenda pembangunan bangsa. Program 100 hari pemerintah pun sudah tertelan lebih 30 hari sejak Presiden dilantik.

Masalah ini sangat mungkin dapat diatasi lebih cepat, jika Polri dan kejaksaan dapat menyelesaikan tugasnya dengan lebih profesional dan mandiri dengan mengedepankan prinsip kepastian hukum, sekaligus mempertimbangkan moralitas dan rasa keadilan masyarakat. Sebagaimana dikemukakan Presiden ketika menyampaikan pidato menyikapi kasus ini, Senin 23/11/2009 agar Polri dan kejaksaan tidak membawa kasus Bibit-Chandra ke pengadilan.

Jika memang Polri dan kejaksaan tidak menemukan bukti yang kuat dan meyakinkan, demi kepastian hukum tidak perlu ragu untuk menghentikan kasus Bibit dan Chandra ini. Sebab, ada sebuah prinsip dalam penegakan hukum dan keadilan, bahwa lebih baik membebaskan seribu orang yang bersalah daripada menghukum seorang yang tidak bersalah.

Walaupun memang sebaliknya, jika Polri dan kejaksaan menemukan bukti yang kuat dan meyakinkan, demi kepastian hukum pula, tidak perlu ragu untuk melanjutkan kasus Bibit dan Chandra ini ke pengadilan. Sebab dalam hal prinsip kepastian hukum, biarpun langit runtuh, keadilan harus ditegakkan. Prinsip ini menuntut keberanian tanpa pamrih, dan tidak takut kehilangan jabatan. Maka, dari sudut pandang ini, biarlah pengadilan yang memutuskan secara adil. Namun, sebagaimana dikemukakan Presiden, perlu adanya kearifan untuk tidak melanjutkan kasus ini ke pengadilan.

Sangat mungkin memang KPK benar. Tetapi, penyidik Polri juga belum tentu seratus persen salah. Namun kejadian ini mengisyaratkan, KPK juga harus berbenah diri. Baik dalam proses birokrasi penegakan hukum maupun dalam mencegah persekongkolan dengan Markus-Markus.

Sebab, tindak pidana pemerasan yang dilakukan oknum penyidik KPK, sudah pernah terjadi pada Maret 2006. Dua orang Markus yang menyaru sebagai penyidik KPK (gadungan) juga sudah pernah ditangkap (2 September 2007). Rekaman sadapan pembicaraan telepon Anggodo yang membuat publik terkejut, sedih, marah dan galau, selain mengindikasikan telah adanya skenario (rekayasa) pengkriminalisasian oknum pimpinan KPK, memberi petunjuk bahwa para Markus juga telah ikut berperan (memengaruhi) proses penegakan hukum di KPK.

Semua ini memperlihatkan, kiranya KPK harus lebih meningkatkan komitmen pada prinsip zero tolerance terhadap hal-hal yang terkait dengan tindak pidana korupsi, supaya diterapkan dengan tegas, termasuk kepada (di dalam) KPK sendiri.

Dengan demikian, dukungan publik yang demikian besar, yang disertai dengan akseptasi (harapan) yang juga demikian besar, tidak sampai kehilangan kepercayaan kepada KPK. Saat ini, KPK masih dipandang oleh publik sebagai lembaga hukum pemberantas korupsi yang patut dipercaya dan didukung sepenuhnya.

Sehingga, walau terasa pahit, apa yang dialami KPK dalam beberapa bulan terakhir ini, KPK (juga Polri dan Kejaksaan) sepatutnya menjadikan momentum ini untuk berbenah diri. Tidak cukup dengan melakukan reaksi bantah dan membantah seperti lazim dilakukan para pejabat pemerintah di negeri ini, tetapi sama sekali tidak berusaha membenahi birokrasi dan sistem penegakan hukum.

Komitmen reformasi peradilan sungguh tengah diuji. Kiranya kekisruhan ini justru dapat memberikan jawaban (momentum) atas apa yang terjadi dan menjadi solusi pembenahan birokrasi dan sistem penegakan hukum, sehingga dapat berguna mengakselerasi pencapaian tujuan menyejahterakan dan mencerdaskan kehidupan bangsa ini. Redaksi (Berita Indonesia 72)

Comments (0)
Write comment
Your Contact Details:
Comment:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img]   
:D:angry::angry-red::evil::idea::love::x:no-comments::ooo::pirate::?::(
:sleep::););)):0
Security
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
Share/Save/Bookmark