Publik berharap, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan selalu tampil sebagai pemimpin pemberantasan korupsi. Sebagai pemimpin, diharapkan Presiden SBY punya komitmen, melebihi komitmen pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberantas korupsi yang masih merajalela di Indonesia.
Visi Berita
Pemimpin Pemberantas Korupsi
Keberanian Moral
Berbenah, Walau Terasa Pahit
Kekisruhan penegakan hukum telah menimbulkan kegalauan, hingga mencapai ubun-ubun, dalam satu bulan terakhir ini. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dianggap telah dikriminalisasi dengan dijadikannya oknum pimpinan KPK sebagai tersangka pembunuhan, pemerasan dan penyalahgunaan wewenang oleh pihak Kepolisian dan Kejaksaan. Publik membela dan mengagungkan KPK sebagai pahlawan pemberantasan korupsi. Tetapi, di pihak lain secara bersamaan, justru terasa adanya politisasi penegakan hukum.
Kita Hidup di Atas Cincin Api
Selamat Berkarya, Presiden!
Pemilu Presiden telah usai. Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, setelah diuji dalam sidang Mahkamah Konstitusi. KPU telah menyerahkan langsung ketetapan itu kepada Presiden dan Wapres terpilih. Setelah itu, dalam tata acara yang apik, SBY telah menyampaikan pidato penerimaan sebagai presiden terpilih periode 2009-2014.
Teroris itu Pengecut
Dua ledakan di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat 17 Juli 2009 pagi, pukul 07.45 WIB, menelan korban sembilan orang tewas dan 52 lainnya luka-luka. Ledakan bom bunuh diri itu terjadi hanya sepuluh hari setelah Pemilu Presiden (Pilpres), Rabu 8 Juli 2009, berlangsung damai.
Rakyat yang Menentukan
Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) putaran pertama akan berlangsung Rabu 8 Juli 2009. Kontestannya tiga pasang Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres). Yakni pasangan Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto (Mega-Prabowo) bernomor urut 1, pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono (SBY-Boediono) bernomor urut 2, serta pasangan Muhammad Jusuf Kalla dan Wiranto (JK-Wiranto) bernomor urut 3.
Riuhnya Koalisi
Saling Lempar Kewenangan
Pilih dengan Cerdas
Pemilihan Umum (Pemilu) sebuah sarana demokrasi yang teramat penting untuk memilih putera-puteri terbaik bangsa menjadi wakil rakyat. Agar hasilnya (mereka yang terpilih) memiliki integritas diri, komitmen, idealisme dan visi (bermasyarakat, berbangsa dan bernegara), serta bersih dan tulus (hati, pikiran dan kelakuannya), kiranya rakyat sebagai pemegang hak memilih, pemilik suara dan kedaulatan memilih, secara tulus mengunakan haknya dengan cerdas.
Amerika Mau Mendengar
Judul ini kita petik dari pernyataan Presiden Amerika Serikat Barack Husein Obama. Obama menjanjikan Amerika baru kepada dunia, Amerika yang mendengarkan suara dunia. “Apa yang akan Anda saksikan adalah seseorang yang mau mendengarkan,” kata Obama, sebagaimana dirilis dalam siaran pers Kedubes, AS, di Jakarta Kamis 29/1/09, mengutip wawancara dengan jaringan televisi satelit Al-Arabiya yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab (Senin 26/1/09).
Page 1 of 6
Visi Berita


