Presiden Susilo Bambang Yudhoyono masuk dalam jajaran 100 Tokoh Paling Berpengaruh Dunia 2009 versi majalah Time.
Menurut situs resmi majalah tersebut, Presiden Yudhoyono masuk dalam kategori “Pemimpin dan Tokoh Revolusioner”.
Majalah itu juga menampilkan pendapat mantan wakil perdana menteri yang kini memimpin kubu oposisi di Malaysia, Anwar Ibrahim, atas kiprah Yudhoyono. Menurut Anwar, sejak memenangi pemilu langsung pertama pada 2004, Yudhoyono telah berhasil membawa Indonesia mengatasi semua tantangan, termasuk krisis keuangan global yang saat ini melanda dunia, sekalipun berbagai masalah masih mengadang.
Ibrahim juga mengatakan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat bagi Indonesia, sebagai negara berpenduduk Muslim terbanyak di dunia, untuk mengemban posisi yang menonjol di Asia dan di penjuru dunia Muslim.
Untuk kategori “Pemimpin dan Tokoh Revolusioner”, Time memilih 20 orang tokoh. Presiden Yudhoyono masuk dalam peringkat sembilan. Selain Yudhoyono, yang masuk dalam kategori “Pemimpin dan Tokoh Revolusioner” antara lain Edward Kennedy, Gordon Brown, Christine Lagarde, Thomas Dart, Avigdor Lieberman, Joaquin Guzman, Nouri al-Maliki, dan Hillary Clinton.
Penghargaan Time 100 meliputi lima bidang, yaitu “Pemimpin dan Tokoh Revolusioner”, “Ilmuwan dan Pemikir”, “Artis dan Penghibur”, “Pembangun dan Konglomerat”, serta “Pahlawan dan Ikon”. Edisi Time 100 beserta daftar finalnya diterbitkan pada 1 Mei 2009.
Menanggapi pemberian penghargaan itu, SBY melalui Juru Bicara Kepresidenan Dino Pati Djalal mengatakan, penghargaan itu merupakan apresiasi dan pengakuan dunia internasional terhadap semangat dan prestasi bangsa Indonesia yang kini tidak lagi terjerat dalam citra keterpurukan. ‘’Indonesia kini telah menjadi bangsa yang terpandang dan diteladani dalam percaturan internasional,’’ tutur Yudhoyono seperti dikutip Dino.
Jimly Asshiddiqie
Green Constitution dan KNPLH
Mantan Ketua Makkamah Konstitusi, Jimly Asshiddiqie menggagas Green Constitution dan Komisi Nasional Perlindungan Lingkungan Hidup. Gagasan tersebut disampaikan Jimmly melalui bukunya “Green Constitution: Nuansa Hijau Undang-Undang Dasar Negara RI 1945” yang diluncurkan di Jakarta, 2 Mei lalu. Green Constitution adalah konstitusi negara yang menempatkan perlindungan lingkungan sebagai pertimbangan penting.
Menurut Jimly, substansi green constitution sebenarnya sudah ditemukan dalam amandemen ke-empat UUD 45 yang dilakukan tahun 2004. Sayangnya, perubahan penting itu jarang diketahui publik karena kurang sosialisasi dan kurang dipakai dalam kebijakan sehari-hari. Pasal 33 UUD 45, dikenal sebagai pasal yang mengatur tentang pengelolaan ekonomi. Pada amandemen ke empat, pasal itu ditambah dengan ayat ke empat yang berbunyi: Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.
Selain kedaulatan lingkungan, Jimly juga menyampaikan gagasan tentang perlunya Indonesia membentuk Komisi Nasional Perlindungan Lingkungan Hidup yang diharapkan memiliki kewenangan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan terhadap kejahatan lingungan. Kewenangan komisi ini adalah kewenangan seperti yang dimiliki KPK. Tetapi pengadilannya, menurut Jimly, tidak perlu dibuat pengadilan khusus untuk kasus lingkungan.
Darmin Nasution
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia
Darmin Nasution terpilih menjadi deputi gubernur senior (DGS) Bank Indonesia (BI) periode 2009-2014 menggantikan Miranda Swaray Goeltom. Dalam pemilihan, Darmin mengalahkan Gunarni Soeworo, Komisaris PT Bank Mandiri yang juga mantan dirut Bank Niaga dalam fit and proper test di Komisi XI DPR RI (11/5/2009). Darmin yang saat itu masih menjabat Dirjen Pajak, terpilih secara aklamasi oleh Komisi XI DPR RI. Sejumlah anggota Dewan berpendapat, pengalaman mantan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) itu dalam makro ekonomi sangat mendukungnya untuk menempati posisi DGS BI. Darmin juga dinilai memiliki rekam jejak yang baik. Dalam pemilihan ini, Darmin membawa tema, pentingnya pengawasan dan reformasi di tubuh BI. Ke depan, Darmin diharapkan mampu membawa independensi BI.
| < Prev | Next > |
|---|



mau nanya kalau buka toko obat harus pake apoteker apa ga? kalau toko obat kan jualnya obat2 yg b...
BWT''' TNI ,'''' MAJU TERUS TUNJUKKAN KEKUATANMU,,,,KMULAH PEMBELA NEGARA YANG SEBENARNYA...........
kinerja dulu and skill sklill tidak ada kok minta naik gaji jangan sampai menghabiskan duit negar...
Leonardo Da Vinci itu berasal dari mana sih ? ? ?
WOW!!! He's really a great human ever in this earth!!!