Di bawah kepemimpinan Ahmad Riawan Amin, dalam beberapa tahun terakhir, Bank Muamalat Indonesia (BMI), bank pertama murni syariah di Indonesia terus menjadi bank syariah dengan perolehan laba terbesar di Indonesia.
Sepanjang 2008, bank ini membukukan laba operasional Rp 307 miliar atau meningkat signifikan 45 persen dibandingkan tahun sebelumnya serta aset sekitar Rp 13 triliun akhir tahun lalu. Atas prestasi dan kinerja Ketua Umum Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) tersebut, sejumlah kalangan menyebutnya layak menerima piagam pengukuhan sebagai Doktor Honoris Causa dalam bidang perbankan syariah dari Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Komaruddin Hidayat pada Sidang Senat Terbuka UIN Jakarta (11/07). Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, Amin Suma mengatakan penganugerahan gelar tersebut diberikan atas beberapa alasan, yaitu pengakuan dan penghargaan baik kepada Bank Muamalat maupun sebagai individu, karir kerja Riawan yang mulus dan profesional, berasal dari keluarga terpelajar. “Selain itu, Riawan telah menunjukkan kepemimpinan dan inisiator yang revolusioner,” kata Suma.
Juwono Sudarsono
Terima Bintang Yudha Dharma Utama
Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono menerima penghargaan Bintang Yudha Dharma Utama dari Presiden Republik Indonesia, yang disematkan langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso, Selasa (11/8) di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta. Presiden RI menganugerahkan penghargaan tersebut karena Juwono Sudarsono dinilai telah mampu menjalankan pengabdian dengan sebaik-baiknya sebagai pembina lembaga pertahanan TNI. Pada kesempatan itu, Djoko Santoso mengatakan, selama lima tahun terakhir ini, Menhan Juwono Sudarsono telah memberikan motivasi, dukungan dan dorongan kepada TNI agar dapat melaksanakan tugas sebaik-sebaiknya serta memberikan hasil karya dalam rangka kesempurnaan TNI. Seusai menerima penghargaan, Menhan Juwono Sudarsono yang pernah menjadi menteri di lima pemerintahan Presiden RI, menyatakan sangat berterima kasih. "Saya merasa terhormat dan sangat berterima kasih atas penghargaan tersebut karena dinilai cukup baik sebagai pembina lembaga pertahanan terpenting yakni TNI," kata Menhan.
AM Hendropriyono
Masyarakat Masih Akomodatif Terhadap Teroris
Peledakan bom oleh pelaku teror, apapun bentuk jaringannya, masih bisa terjadi karena masyarakat dan lingkungan masih menerima dan membantu pelaku teror. Karena itu, salah satu cara menghilangkan terorisme adalah dengan ‘membersihkan’ lingkungan masyarakat dari pendukung teror itu sendiri. Hal itu diungkapkan Abdullah Mahmud Hendropriyono, purnawirawan jenderal yang pernah menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), ketika mempertahankan disertasinya bertajuk “Terorisme dalam Kajian Filsafat Analitika: Relevansinya dengan Ketahanan Nasional” dalam ujian terbuka Program Pascasarjana Ilmu Filsafat, Fakultas Filsafat, Universitas Gajah Mada, untuk promosi doktor filsafat di Yogyakarta (27/07). Hendropriyono menjalani ujian terbuka di hadapan delapan guru besar. Promosi doktor Hendropriyono mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Hadir dalam acara itu di antaranya mantan KSAD Kiki Syahnakri, mantan gubernur DKI Sutiyoso, mantan Ketua KPK Taufiequrrahman Ruki dan mantan pimpinan Jamaah Islamiyah Nasir Abbas. Hendro merupakan doktor ke 1.089 dan doktor filsafat ke-51 yang dihasilkan UGM.
Darmin Nasution
Gantikan Miranda
Darmin Nasution resmi dilantik menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS BI) periode 2009-2014 menggantikan Miranda S Goeltom yang habis masa jabatannya. Pelantikan dilakukan Ketua MA Harifin A Tumpa di Gedung Mahkamah Agung, Senin (27/7). Sebelumnya, Komisi XI DPR RI memilih pria kelahiran Tapanuli, 21 Desember 1949 ini menjadi DGS BI melalui proses fit and proper test yang digelar, Senin (11/5/2009). Merujuk dari jawaban alumnus Fakultas Ekonomi UI (1976) dan doktor Universitas Paris I Sorbon, Perancis (1986), ini kepada anggota dewan saat menjalani fit and proper test, dia diperkirakan akan menekankan kebijakan pada masih rendahnya akses pembiayaan untuk masyarakat berpendapatan rendah serta pada pengawasan perbankan. Sepeninggal Boediono dari BI, kehadiran mantan Dirjen Pajak yang oleh banyak ekonom dipandang sebagai sosok pekerja keras dan bersih, ini diharapkan mampu membuat perubahan signifikan bagi lembaga moneter itu. Dengan pelantikan ini, posisi Dewan Gubernur BI saat ini adalah Deputi Gubernur Senior Darmin Nasution, dan Deputi Gubernur di antaranya Hartadi A Sarwono, Siti Fadjrijah, Budi Rochadi, Muliaman D Hadad, Budi Mulya, dan Ardhayadi M. (Berita Indonesia 69)
| < Prev | Next > |
|---|



mau nanya kalau buka toko obat harus pake apoteker apa ga? kalau toko obat kan jualnya obat2 yg b...
BWT''' TNI ,'''' MAJU TERUS TUNJUKKAN KEKUATANMU,,,,KMULAH PEMBELA NEGARA YANG SEBENARNYA...........
kinerja dulu and skill sklill tidak ada kok minta naik gaji jangan sampai menghabiskan duit negar...
Leonardo Da Vinci itu berasal dari mana sih ? ? ?
WOW!!! He's really a great human ever in this earth!!!