Majalah Berita Indonesia

Saturday, Apr 29th

Last update01:43:53 AM GMT

You are here Berita Tokoh Zulkifli Zaini Dirut Bank Mandiri
Jual Buku Al-Zaytun Sumber Inspirasi
Kuis Tokoh Indonesia - TokohIndonesia.com

Zulkifli Zaini Dirut Bank Mandiri

E-mail Print PDF

Zulkifli ZainiRapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Mandiri (5/7/2010), memutuskan Zulkifli Zaini sebagai Direktur Utama Bank Mandiri yang baru, menggantikan Agus Martowardojo yang dilantik menjadi Menteri Keuangan sejak 20 Mei 2010. Sebelum menduduki orang nomor satu di bank pelat merah tersebut, Zulkifli menjabat sebagai Direktur Teknologi dan Operasi di bank yang sama.

Di Bank Mandiri, pria kelahiran 1956 ini juga pernah menjabat sebagai Direktur Commercial Banking dan berbagai jabatan strategis lainnya, seperti sebagai team leader in credit risk management, vice president and division head of government relationship management, group head of retail risk management, serta senior executive vice president of distribution networks.

Di dunia perbankan sendiri, sarjana lulusan Institut Tekhnologi Bandung 1980 dan peraih master of business administration (MBA) bidang keuangan dari Universitas Washington, AS pada 1994 ini memulai karirnya di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) pada tahun 1983, hingga kemudian Bapindo melebur menjadi Bank Mandiri. Di Bapindo ia menempati posisi mulai dari account officer, staff of banking and finance services, head of project finance, deputy branch manager, dan terakhir branch manager. Dengan tugas yang baru sebagai Dirut Bank Mandiri ekarang ini, Zulkifli Zaini akan melanjutkan program transformasi yang telah dicanangkan sebelumnya, menjadikan Bank Mandiri sebagai salah satu bank terdepan di Asia Tenggara pada tahun 2014 dan salah satu top 3 bank pada akhir 2020. Sebelum di perbankan, ayah dua orang anak ini pernah bekerja di Wiratman and Associates pada tahun 1980.


Mahfud MDMahfud MD Kangen dengan SBY
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK)Prof DR Moh Mahfud MD bercerita tentang hubungannya dengan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam buku terbarunya yang diluncurkan di gedung Mahkamah Konstitusi (6/7/2010). Dengan judul “On The Record, Mahfud MD di Balik Putusan Mahkamah Konstitusi”. Berisikan tentang kiprah dan pengalamannya selama memimpin MK. Selain itu, dalam buku tersebut ia juga mengungkapkan hubungannya dengan SBY yang awalnya informal menjadi sangat formal  sejak ia menjabat sebagai hakim konstitusi. “Saya dulu sering bertelepon, SBY orangnya hangat, ngomong yang santai-santai,” katanya. Namun setelah ia menjadi hakim sekarang sudah tidak lagi saling bertelepon dan bercanda gurau. “Sebenarnya saya kangen dengan SBY tentang masa itu, bergurau saat ketemu,” kenang pria kelahiran Sampang, Madura 13 Mei 1957 ini.


Jakob OetamaJakob Oetama Seni Budaya Harus Tumbuh Subur
Dalam perayaan puncak peringatan HUT Kompas yang diiringi dengan pementasan drama musikal “Diana, Rahasia Hatiku” di Balai Sidang, Senayan, Jakarta 7 Juli 2010 lalu. Pemimpin Umum Harian Kompas Jakob Oetama mengatakan, peringatan hari ulang tahun ke-45 Kompas harus digunakan sebagai momentum untuk memelihara dan menumbuh suburkan seni budaya Nusantara. Ia mengatakan pementasan drama musikal ini, semacam obsesi Kompas untuk mengasah nilai mengenai seni budaya. Karena menurut pria kelahiran 1931 ini, penggalian seni budaya tersebut adalah hal yang sangat penting. Media harus memainkan peranannya secara kritis konstruktif untuk memberikan masukan dan membentuk sikap masyarakat. “Salah satu syarat demokrasi adalah kebebasan menyatakan pendapat dan kritik disertai pemahaman tentang persoalan yang ada,” ujarnya.


Martha TilaarMartha Tilaar Dapat Penghargaan UNGC
Pengusaha di bidang kecantikan Martha Tilaar kembali menerima penghargaan dari dunia internasional, yakni penghargaan Outstanding Award for Contribution 2000-2010 dari United Nations Global Compact (UNGC). UNGC bentukan mantan Sekjen PBB Kofi Annan pada 26 Juli 2000 di New York itu adalah merupakan lembaga non-profit yang memberikan penghargaan kepada pebisnis yang dianggap konsisten mengintegrasikan antara bisnis dengan sepuluh prinsip UNGC di bidang tenaga kerja, hak asasi manusia, dan anti korupsi.

Martha Tilaar terpilih dari 8 ribu pemimpin perusahaan, institusi, lembaga pendidikan, dan LSM. “Saya dipilih di antara giant-giant, di antara perusahaan-perusahaan besar dunia. Saya semut yang menggigit giant,” kata wanita yang mengaku tak menyangka akan mendapatkan penghargaan tersebut. Penghargaan itu sendiri diterimanya saat menghadiri ulang tahun ke-10 UNGC di Hotel Marriott Marquis New York, AS, 24-25 Juni 2010 lalu. “Saya merasa diperhatikan, dihargai. Tapi terus terang penghargaan ini juga merupakan beban, karena saya harus memikirkan apa yang harus dilakukan selanjutnya,” katanya. Seperti diketahui, wanita kelahiran 1937 ini juga diangkat sebagai Duta Pendidikan dan Pelatihan untuk Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk melatih para perempuan di penjara. (Berita Indonesia 78)


Related Articles:

Beri Komentar


Kode keamanan Refresh

Biografi Bismar Siregar di TokohIndonesia.com
Biografi Haryono Suyono di TokohIndonesia.com
Biografi Kak Seto di TokohIndonesia.com
Biografi Jusuf Kalla di TokohIndonesia.com
Biografi Hatta Rajasa di TokohIndonesia.com