Majalah Berita Indonesia

Thursday, Sep 09th

Last update06:39:43 PM GMT

Majalah Berita Indonesia RSS Feed
You are here Edisi Cetak Publik Jalan Raya Macet, Beralih ke Kereta Api

Jalan Raya Macet, Beralih ke Kereta Api

E-mail Print PDF
User Rating: / 0
PoorBest 

Industri jasa kereta api tak pernah diam. Selalu ada perbaikan demi perbaikan. Kereta api bisa muncul sebagai pemecah masalah transportasi yang menawarkan kenyamanan dan keamanan terbaik.

Soemino Eko Saputro: Dirjen Perkeretaapian RIMemasuki usia tahun kedua sejak pembentukannya, Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian RI, Departemen Perhubungan semakin obsesif meningkatkan kinerja industri jasa transportasi kereta api. Terutama, untuk mewujudkan keterpaduannya dengan  moda-moda lain demi mendukungan penuh lalu lintas  perekonomian nasional.

Dinamika jasa perkeretaapian yang semakin cerah dan menjanjikan, itu tidak terlepas dari kuatnya komitmen pemerintah selaku regulator, untuk terus mengembangkan berbagai sarana dan parasarana baru perkereatapian.

Soemino Eko Saputro, Dirjen Perkeretaapian, mengatakan, secara bertahap industri jasa perkeretaapian Indonesia harus dapat melakukan perubahan pada corporate cultural, mindset, dan business direction-nya, dari sebelumnya biasa-biasa saja menjadi lebih ke state of the art.

“Artinya, industri ini harus memiliki performance indicator yang objektif. Kereta api memiliki keunggulan mampu mengangkut penumpang secara massal, yang semakin memantapkan posisinya sebagai pemimpin angkutan massal dan mengendalikan market share secara kompetitif,” tutur Soemino kepada Samsuri dari majalah Berita Indonesia.

Soemino mewarnai tahun kedua usia Ditjen Perkeretaapian yang dipimpinnya dengan menggelar berbagai program. Orientasi tunggalnya adalah, semakin meningkatkan peran perkeretaapian dalam peta intermoda transportasi nasional. Mantan Dirut Perumka ini berharap perkeretaapian Indonesia bisa menjadi lebih baik, dilihat dari sisi sustainability, value creation, serta keberadaan dan manfaatnya bagi para pemangku kepentingan.

Pecut PT (Persero) KI
Soemino, yang juga menjabat Komisaris Utama PT Keretaapi Indonesia (KI), menyebutkan pula, secara bertahap perkeretaapian Indonesia harus siap dan adaptif terhadap kemajuan. PT Keretaapi Indonesia harus melakukan berbagai inovasi usaha, seperti langkah-langkah efisiensi supaya jasa yang diberikan semakin efektif dan berdaya saing kuat. Juga harus memanfaatkan comparative advantage yang dimiliki, baik itu sisi keunggulan bisnis inti maupun pendukungnya.

PT Keretaapi Indonesia harus memberikan perhatian penuh kepada perspektif kualitas dan intensitas pelayanan, mengantisipasi secara tepat lingkungan usaha yang berubah begitu cepat, menyesuaikan diri dengan pola dan kultur berbisnis, serta meningkatkan kemampuan rekayasa dan kreasi nilai-nilai.
“Berbagai program dan aplikasinya bergerak maju, yang secara bertahap realisasinya dapat dinikmati pengguna jasa kereta api. Itu komitmen pemerintah, agar perkeretaapian secara berkelanjutan dapat memberikan pelayanan kepada publik secara optimal,” ungkap Soemino.

Setiap kebijakan yang memiliki nilai tambah harus dapat dirasakan manfaatnya oleh operator maupun pengguna jasa kereta api. Obsesi institusi Ditjen Perkeretaapian, kata Soemino, arahnya menuju ke sana. Besarnya anggaran pemerintah dalam APBN untuk membangun industri jasa perkeretaapian yang handal dan berdaya saing kuat, harus dapat tercermin dalam  performa jasa pelayanan kereta api yang semakin maju baik kualitas maupun kuantitasnya.

Seiring sejalan dengan komitmen pemerintah itu, pada Maret 2007 akan diresmikan pengoperasian jalur ganda Tanah Abang-Serpong. Begitu diresmikan kapasitas lintas akan meningkat, dari selama ini melintas 89 kereta api per hari, menjadi 178 kereta api  per hari. Pada jalur ganda baru ini mulai pula diterapkan sistem  tiket elektronik (e-ticketing), agar penumpang dapat menikmati perjalanan lebih tertib dan nyaman.

Setiawan, selaku Kuasa Pengguna Anggaran pada Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Perkeretaapian Jabotabek (Tanah Abang-Serpong), mengatakan, penyelesaian pembangunan jalur ganda Tanah Abang-Serpong hingga akhir Januari sudah mencapai 98%, dan diharapkan pada waktunya Maret 2007 sudah siap 100%  untuk diresmikan.

Sementara itu N. Lubis dari Satker Lintas Selatan mengatakan, pembangunan jalur ganda Jogjakarta-Solo saat ini masih sedang berlangsung. Demikian pula dengan jalur ganda Jogjakarta-Kutoarjo yang penyelesaiannya sudah mencapai 78%.

Keseluruhan pembangunan jalur ganda dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas angkut, mempercepat arus lalu lintas kereta api, dan pada akhirnya meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di semua sisi.

Pernyataan senada disampaikan oleh Edi Susilo, penanggung jawab Lintas Jawa Tengah. Edi mengatakan, perbaikan maupun pembangunan lintas Pekalongan-Semarang, maupun perbaikan lintas Semarang-Gundih dimaksudkan untuk mendukung operasional Kereta Api. Wujudnya adalah, dicapai percepatan lalu lintas perekonomian antar wilayah, antar daerah baik lalu lintas penumpang maupun barang.

Fakta-fakta kemajuan yang terungkap di lapangan itu merupakan bukti konkrit besarnya komitmen pemerintah terhadap pembangunan sarana dan prasarana kereta api di Indonesia. Sebab, dengan membangun akan tumbuh kinerja perkeretaapian yang lebih baik, memiliki kecepatan dan ketepatan dalam mendukung arus lalu lintas bisnis.

Beralih ke moda transportasi kereta api sangat menjanjikan di masa depan, mengingat tingkat kemacetan di jalan raya semakin padat. RI/HT (Berita Indonesia 30)

Add comment


Security code
Refresh

Berita Utama

utama_1_55.jpg
Jakarta butuh langkah revolusioner untuk mengatasi masalah banjir. Sebab terbukti, setiap langkah tambal sulam tak cukup ampuh
utama_2_65.jpg
Persaingan antarparpol pada Pemilu 9 April 2009 diperkirakan semakin ketat dibanding Pemilu 2004 dan 1999. Sebanyak 38 partai nasional dan

Visi Berita

visi_19.jpg
Jangan-tangan para petinggi Israel yang berlumuran darah, menodai kawasan pengembaraan nenek moyang mereka sejak
visi_18.jpg
June shock boleh juga satu saat menggeser hebohnya April mop. Tanggal 29 Juni lalu, para pemirsa benar-benar tersentak

Lentera

lentera_3_39.jpg
Al-Zaytun, pusat pendidikan terpadu yang tak pernah tidur! Saban hari, siang dan malam, terus berkarya untuk membangun
lentera_1_34.jpg
Kampus Al-Zaytun dan Ditjen PLS DepdiknasKonsistensi dan tekad Al-Zaytun memajukan dunia pendidikan rupanya tiba pula
Share/Save/Bookmark