Majalah Berita Indonesia

Friday, Jul 30th

Last update04:15:44 PM GMT

Majalah Berita Indonesia RSS Feed
You are here Edisi Cetak Olahraga Hiburan dari Amerika Selatan

Hiburan dari Amerika Selatan

E-mail Print PDF
User Rating: / 0
PoorBest 
Article Index
Hiburan dari Amerika Selatan
Barcelona Punya Jagoan Baru
All Pages

Meski hingar bingar liga-liga Eropa telah berakhir, masih ada satu tontonan menarik bagi para pecandu bola.

Piala Copa America diperebutkan 12 negaraPentas yang menghibur jelas akan membuat orang senang. Dalam dunia olahraga sepakbola, pentas itu tercermin salah satunya dari ciri khas orang Brasil bermain bola. Ciri ini menjadi trademark internasional yang tercetus ketika Piala Dunia 1958 dan 1962 sehingga tim Brasil mendapat julukan Tim Samba. Ciri itu adalah permainan individu yang kental, di mana kemampuan dribel dan flicks lebih diprioritaskan daripada kekuatan fisik dan permainan-permainan fragmatis seperti umpan-umpan langsung. Karena menekankan dribel yang memungkinkan seorang pemain menggerakkan seluruh tubuhnya, pesepakbola Brasil sering digambarkan dalam istilah Samba. Konsep ini merujuk pada tarian dan nyanyian yang gemar dilakukan orang Brasil. 

Tidak hanya Brasil, tim-tim lainnya yang juga tergabung dalam negara anggota Conmebol (Konfederasi Sepak bola Amerika Selatan) seperti Argentina, Bolivia, Cili, Kolombia, Ekuador, Paraguay, Peru, Uruguay, dan Venezuela mempunyai gaya bermain yang unik dan menghibur. Itulah sebabnya, stasiun televisi RCTI menayangkan secara langsung Copa Amerika 2007 yang diramaikan oleh tim-tim ini.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Brasil dan Argentina lebih diunggulkan untuk menjadi juara dalam turnamen Copa Amerika yang berlangsung 26 Juni sampai 16 Juli ini. Turnamen yang diikuti 12 peserta ini termasuk dua tim dari negara undangan, Meksiko dan Amerika Serikat, dibagi menjadi tiga grup. Di Grup A terdapat Venezuela, Bolivia, Uruguay dan Peru. Di Grup B, Brasil, Cili, Ekuador dan Meksiko. Di Grup C, Argentina, Paraguay, Kolombia dan Amerika Serikat. Venezuela mendapat giliran sebagai tuan rumah ajang pertandingan sepak bola tertua ini. Presiden Venezuela, Hugo Chavez, pun tak segan-segan mengeluarkan dana sebesar 1 miliar US dolar untuk menyukseskan Copa America 2007 demi mengangkat citra negara mereka.

Sejak Copa America digulirkan, banyak perubahan-perubahan yang terjadi di kejuaraan ini, baik dari segi interval waktu pertandingan, sistem pertandingan, tempat kompetisi bahkan nama kejuaraan ini. Kejuaraan ini sebelumnya dikenal dengan nama Campeonate Sudamericano de Selecciones, kemudian sejak tahun 1975 digunakanlah nama Copa America. Perubahan interval waktu pertandingan ini pun sempat terjadi beberapa kali. Pertama kali diadakan 2-17 Juli 1916, kompetisi ini bergulir setiap tahun. Kemudian menjadi dua tahun sekali, dan akhirnya sejak 2007 menjadi empat tahun sekali. Begitu juga masalah tempat pertandingan, yang baru menggunakan sistem tuan rumah pada tahun 1987, yang sebelumnya dipertandingkan dengan sistem home away antara tahun 1975 sampai 1983. Pada kompetisi yang dibagi menjadi tiga grup ini, selain juara dan runner-up grup yang akan maju ke babak berikut, dua tim peringkat tiga terbaik dari tiga grup ini pun akan melenggang ke babak berikut untuk melengkapi babak delapan besar.

Sejauh ini, dari hasil pertandingan babak penyisihan grup, delapan negara memastikan diri maju ke babak kedua. Di Grup A, tuan rumah Venezuela melaju sebagai juara grup didampingi Peru sebagai runner-up. Di Grup B, tim undangan Meksiko berhasil menjadi juara grup, dan Brasil hanya mampu menjadi runner-up. Sedangkan yang berhasil meraih tiket ke babak berikut di Grup C adalah Argentina sebagai juara grup  dan Paraguay runner-up. Sementara dua tim peringkat tiga terbaik yang maju ke babak berikut adalah Uruguay dari Grup A dan Cile dari Grup B. Sampai saat ini pertandingan masih terus bergulir, dan masih ada beberapa pertandingan yang harus dilewati menuju babak final. RIF, MLP (Berita Indonesia 42)



Add comment


Security code
Refresh

Berita Utama

utama_1_21.jpg
Di pertengahan jalan pemerintahan SBY-JK, Golkar mengembangkan wacana untuk menilai kembali dukungannya. Banyak alasan kenapa Golkar
utama_1_43.jpg
Tiga rentetan peristiwa politik terbaru yang terjadi di Ambon, Papua, dan Aceh, sangat mustahil untuk tidak dimaknai sebagai upaya

Visi Berita

visi_1_66.jpg
Di tengah suasana relatif damai saat penyelenggaraan Pemilu Legislatif 9 April 2009 lalu,rupanya terjadi kemunduran
visi_29.jpg
Menunggu arus balik investasi asing, ibarat pameo petani yang mengharapkan jatuhnya hujan di musim panas.

Lentera

lentera_11_62.jpg
Keberhasilan tim ASSA tidak hanya milik para pesepeda namun juga milik tim-tim pendukung yang perannya sangat
lentera_5_17.jpg
Bangsa yang arif akan memilih jalan perbaikan pendidikan secara mutlak bagi bangsanya. Sebab bangsa yang terdidik pasti
Share/Save/Bookmark