Majalah Berita Indonesia

Sunday, May 28th

Last update01:43:53 AM GMT

You are here Berita Mancanegara ‘Harry Potter’ Ratifikasi Protokol Kyoto
Jual Buku Al-Zaytun Sumber Inspirasi
Kuis Tokoh Indonesia - TokohIndonesia.com

‘Harry Potter’ Ratifikasi Protokol Kyoto

E-mail Print PDF

Ia meninggalkan sekutunya Amerika Serikat yang kini menjadi satu-satunya negara maju yang tidak meratifikasi Protokol Kyoto.

Kevin Rudd PM AustraliaSetelah Kevin Rudd dilantik menjadi Perdana Menteri menggantikan John Howard dari Partai Liberal yang berkuasa sejak 1996, Australia secara resmi meratifikasi Protokol Kyoto dan akan menjadi anggota penuh Protokol Kyoto mulai akhir Maret 2008. Padahal, selama ini Australia di bawah kepempinan Perdana Menteri John Howard bersepakat dengan Presiden AS George W Bush untuk tidak meratifikasi protokol yang berkomitmen untuk mengurangi emisi/pengeluaran karbon dioksida dan limbah gas rumah kaca lainnya yang mengakibatkan terjadinya pemanasan global. Dengan perubahan sikap Australia itu, Amerika Serikat (AS) kini menjadi satu-satunya negara maju yang tidak meratifikasi protokol tersebut.

‘Gebrakan’ pertama Perdana Menteri ke-26 Australia ini tentu mendapat sambutan sangat hangat dari ratusan peserta Konferensi ke-13 Para Pihak dari Konvensi Kerangka Kerja PBB mengenai Perubahan Iklim (Conference of Parties of the United Nations Framework Convention on Climate Change/UNFCCC) di Bali, 3-14 Desember 2007. Kevin Rudd yang dijuluki Harry Potter oleh anggota Partai Buruh Australia (ALP) menyebut agenda konferensi ini sebagai “agenda besar”.

Jauh sebelum direalisasikannya ratifikasi Protokol Kyoto oleh Australia, selama kampanye maupun setelah kubu Partai Buruh Australia (ALP) memenangkan Pemilu Federal 24 November 2007, Rudd sudah berulang kali menyatakan kalau ia terpilih akan sesegera mungkin meratifikasi Protokol Kyoto sebagai bagian dari langkah penting pemerintahannya. Sebab Rudd menyadari bahwa negara itu sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim. Salah satunya bencana kekeringan yang melanda Australia.

Di samping itu, laporan hasil analisa ekonomi Insititut Iklim (CI) juga menyimpulkan bahwa Australia dapat berperan menghindari terjadinya dampak terburuk perubahan iklim global. Laporan CI itu menunjukkan, seandainya Australia membalikkan polusinya yang meningkat hingga 2012 dengan mengurangi emisi hingga 20 persen pada 2020 dan menjadi “karbon netral” pada 2050, kegiatan ekonomi negara itu diperkirakan meningkat setidaknya kurang dari satu triliun dolar menjadi tiga triliun dolar hingga 2050. Artinya, pengurangan emisi gas rumah kaca secara substansial di Australia layak dilakukan dan sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, lapangan kerja, dan standar hidup yang terus berkembang.

Selain menaruh perhatian pada masalah pemanasan global, Rudd juga harus bekerja keras memenuhi janji-janjinya membawa perubahan di Australia. Dalam bidang pendidikan, Rudd menawarkan rencana revolusi pendidikan. Rudd akan menginvestasikan kurang lebih satu setengah juta dolar pada setiap sekolah menengah di Australia. Ada 2.650 sekolah menengah di Australia, di setiap sekolahnya akan dibangun trade training centre. Rudd juga menjanjikan adanya 50% education tax refund (pengembalian pajak pendidikan) untuk membantu keluarga yang kurang mampu dalam mengakses fasilitas pendidikan.

Sedangkan di bidang kesehatan, pria yang fasih berbahasa mandarin ini berjanji akan memperbaiki dan meningkatkan pelayanan kesehatan bagi publik, terutama meningkatkan subsidi bagi asuransi kesehatan dan memperbanyak sarana age-care (panti jompo) yang dianggap kurang memadai pada saat ini. Rencana Rudd menarik 550 pajurit negara itu dari Irak hingga pertengahan 2008 juga masih menunggu pembuktian. MLP (BI 52)

Agen Perubahan
Jalan hidup pria yang lahir 21 September 1957 di Nambour, Queensland ini cukup keras. Saat berumur 11 tahun dia terpaksa tidur di mobil setelah keluarganya terusir dari tanah pertanian mereka di Queensland menyusul kematian ayahnya. Pengalaman hidup susah telah membentuk pandangannya tentang keadilan sosial. Dengan bekal itu, dia maju pada pemilihan anggota parlemen federal. Namun baru berhasil pada 1998, saat dia mencoba untuk kali kedua.

Sebelum tiba di Canberra, dia menjadi birokrat senior untuk pemerintahan ALP di negara bagian Queensland. Tetapi yang paling menonjol adalah kariernya sebagai diplomat. Dia pernah bertugas di Stockholm dan Beijing. Rudd menikah dengan Therese, seorang pebisnis jutawan. Mereka memiliki tiga anak.

Selama kampanye, berbagai pertanyaan yang meragukan kredibilitasnya datang silih berganti. Misalnya soal bisnis istrinya atau caranya menangani kasus kekerasan seksual di penjara anak-anak saat dia menjadi pejabat di Queensland. Bahkan kunjungannya ke sebuah klub telanjang di New York pada 2003 sempat menjadi alat lawan untuk menjatuhkan namanya. Tetapi isu itu menjadi senjata makan tuan karena justru setelah kasus itu muncul di media popularitas Rudd melambung pesat.

Pada 4 Desember 2006, para politisi pusat memilihnya sebagai Ketua Partai Buruh Australia. Dengan suara 49:39, ia mengalahkan ketua sebelumnya, Kim Beazley. Dengan kemenangan ini, ia berhak menantang Perdana Menteri John Howard dari konservatif pada pemilu tahun 2007. Ia menjadi pemimpin keenam ALP yang dihadapi Howard dalam 10 tahun sejak koalisi partai konservatif menguasai pemerintahan. ALP menang dalam pemilu tersebut dan Rudd menjadi perdana menteri.


Related Articles:

Beri Komentar


Kode keamanan Refresh

Biografi Bismar Siregar di TokohIndonesia.com
Biografi Haryono Suyono di TokohIndonesia.com
Biografi Kak Seto di TokohIndonesia.com
Biografi Jusuf Kalla di TokohIndonesia.com
Biografi Hatta Rajasa di TokohIndonesia.com