Majalah Berita Indonesia

Friday, Jul 30th

Last update04:15:44 PM GMT

Majalah Berita Indonesia RSS Feed
You are here Edisi Cetak Lingkungan Sungai Tercemar Ikan Mabuk

Sungai Tercemar Ikan Mabuk

E-mail Print PDF
User Rating: / 1
PoorBest 

Kualitas sungai di beberapa daerah di Indonesia semakin memburuk. Pencemaran jadi faktor utama.

Kualitas Sungai: Perlu dipantau dari pencemaran limbah industri.Ratusan, mungkin ribuan ikan, mengapung di atas permukaan Kali Bekasi dan saluran air Tarum Barat. Warga berebut mengambilnya. Ada ikan baung, mujair dan jenis ikan lainnya. Kejadian seperti itu bukan pemandangan yang aneh bagi mereka, karena setiap tahun pasti terjadi. Ikan-ikan yang mengapung itu masih hidup, tapi mabuk. Air sungai tempat mereka hidup memang telah lama tercemar.

Koran Tempo, 14 November 2006, melaporkan, PDAM Bekasi menghentikan pengolahan air bersihnya. Sebab, air saluran Tarum Barat, yang merupakan air baku, tercemar. Pencemaran itu menyebabkan ratusan ikan mati dan mabuk.

Tak hanya di Bekasi, menurut harian ini, ikan mati juga ditemukan di sepanjang Sungai Kalimalang, seperti di Jalan Inspeksi Kalimalang, Kelurahan Cipinang, Jakarta Timur, warga terlihat mengeruk ikan dengan ember.

Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Kota Bekasi dan Perusahaan Jasa Tirta II telah mengambil sampel air itu untuk diteliti. Diduga, pencemaran disebabkan pembuangan limbah dari pabrik-pabrik di wilayah Bogor.

Indikasinya, menurut Endar Marjani, Kepala Bidang BPLHD Kota Bekasi, secara geografis, dataran kota Bekasi lebih rendah dari Kabupaten Bogor. Sehingga air Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas masuk ke Kali Bekasi dan saluran induk Tarum Barat di Bendungan Bekasi.

Majalah Tempo, 19 November 2006, juga mengulas masalah pemantauan sungai, yakni Sungai Brantas di Jawa Timur. Menurut majalah ini, kualitas air Sungai Brantas kini dipantau secara elektronik sehingga apapun yang mempengaruhi kualitas airnya bisa segera diketahui.

Piranti elektronik yang dipakai memantau sungai dipasang oleh Pusat Penelitian Elektronika Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Hasil pengukurannya akurat dan sangat bermanfaat. Pada tahun 2003, hasil pemantauan alat ini digunakan Perum Jasa Tirta I Malang untuk menutup pabrik yang membuang limbah berbahaya ke Sungai Brantas.

Piranti tersebut menggunakan teknologi sensoris jarak jauh. Dikembangkan peneliti elektronika LIPI, Djohar Syamsi, bersama Jasa Tirta I Malang dan pemerintah Austria. Mulai dibangun 1999 dengan 23 stasiun pemantau.

Efektivitas alarm di Sungai Brantas ini membuat para pengelola aliran sungai tertarik untuk memasang sistem yang sama. Menurut LIPI, alat sejenis sedang disiapkan di Sungai Citarum, Jawa Barat. RH (Berita Indonesia 26)


Musim Banjir Pasti Tiba
Program penanggulangan banjir di Ibukota Jakarta belum maksimal. Pintu air dan waduk dipenuhi lumpur dan sampah.

Meski belakangan Jakarta tak pernah diguyur hujan, namun musim penghujan pasti akan tiba juga. Seperti tradisi tahunan, banjir akan datang berkunjung ke sejumlah tempat di Ibukota.

Kenyataannya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tampaknya belum mempersiapkan antisipasi banjir secara maksimal. Di sejumlah pintu air dan waduk, tampak lumpur dan sampah yang menunggu dikeruk.

Sinar Harapan, 13 November 2006, menggambarkan kondisi Kali Mokervart di Jalan Daan Mogot, Kali Sekretaris Tanjung Duren Jakarta Barat, Kali Angke Pesing, beberapa pintu air sepanjang Jalan Gunung Sahari dan pintu air Manggarai. Bahkan juga Kali Cideng dan Kali Ciliwung yang melintasi Mangga Besar.

Sejumlah pompa pengendali banjir yang ada di beberapa pintu air di Jakarta juga rusak. Warga yang tinggal di daerah rawan banjir meminta Pemprov DKI untuk segera melakukan pengerukan sungai dan membersihkan sampah-sampahnya. Kekhawatiran mereka beralasan karena akhir tahun 2006 dan awal tahun 2007 diprediksi sebagai siklus banjir lima tahunan.

Penjaga Pintu Air Banjir Kanal Barat Manggarai, Kusharyanto, mengatakan pihaknya sudah berusaha mengatasi masalah lumpur yang berada di pintu air tersebut sejak tiga-empat bulan terakhir. Namun lumpur di tempat itu semakin banyak.

Saat ini sudah didatangkan sejumlah alat berat untuk melakukan pengerukan. Namun belum dapat dipastikan kapan mulai dikerjakan. RH

Add comment


Security code
Refresh

Berita Utama

utama_1_21.jpg
Di pertengahan jalan pemerintahan SBY-JK, Golkar mengembangkan wacana untuk menilai kembali dukungannya. Banyak alasan kenapa Golkar
utama_1_43.jpg
Tiga rentetan peristiwa politik terbaru yang terjadi di Ambon, Papua, dan Aceh, sangat mustahil untuk tidak dimaknai sebagai upaya

Visi Berita

visi_1_66.jpg
Di tengah suasana relatif damai saat penyelenggaraan Pemilu Legislatif 9 April 2009 lalu,rupanya terjadi kemunduran
visi_29.jpg
Menunggu arus balik investasi asing, ibarat pameo petani yang mengharapkan jatuhnya hujan di musim panas.

Lentera

lentera_11_62.jpg
Keberhasilan tim ASSA tidak hanya milik para pesepeda namun juga milik tim-tim pendukung yang perannya sangat
lentera_5_17.jpg
Bangsa yang arif akan memilih jalan perbaikan pendidikan secara mutlak bagi bangsanya. Sebab bangsa yang terdidik pasti