Majalah Berita Indonesia

Sunday, May 28th

Last update01:43:53 AM GMT

You are here Berita Khas Kopassus Makin Diakui Dunia
Jual Buku Al-Zaytun Sumber Inspirasi
Kuis Tokoh Indonesia - TokohIndonesia.com

Kopassus Makin Diakui Dunia

E-mail Print PDF
Article Index
Kopassus Makin Diakui Dunia
Tiada Hari Tanpa Latihan
Kopassus Siap Menjaga Keutuhan NKRI
All Pages

Danjen Kopassus Mayjen TNI Syaiful Rizal, Psc, S.IPTanggal 16 April ini, Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI-AD merayakan hari jadinya yang ke-54. Semua persiapan     yang melibatkan hampir semua prajurit sudah dilakukan. Komandan Jenderal Kopassus Mayjen Syaiful Rizal langsung meninjau semua persiapan yang diperlukan. Ditengah-tengah kesibukannya, Mayjen Syaiful masih sempat menerima tim wartawan Berita Indonesia; Anna Diponegoro, Suryo Pranoto, M. Subhan dan Wilson Edward untuk wawancara khusus pekan lalu. Berikut ini sebagian petikannya:

Bagaimana Bapak mempertahankan kredibilitas Kopassus sebagai salah satu pasukan elit  TNI?
Tugas utama Kopassus adalah operasi-operasi tempur khusus melawan sasaran-sasaran strategis dan terpilih. Metodenya bisa lewat, laut darat dan udara. Secara operasional berada langsung di bawah Panglima TNI, tetapi dalam pembinaan, pendidikan dan kebutuhan perlengkapan  di bawah AD. Kopassus terdiri dari Group I, II dan III, ditambah satuan anti teror (Sat. 81) dan Pusdikpassus. Group I dan II; Para Komando (Parako), sedangkan group III; Sandi Yudha. Jumlah personil Kopassus, lebih kurang 5.000 orang.

Satuan apakah yang punya spesialisasi khusus?
Satuan anti teror memiliki keakhlian aksi langsung (direct action). Satuan ini bergerak atas perintah Panglima TNI, seperti pembebasan sandera di pesawat, di kapal laut dan di gedung. Mereka punya kemampuan untuk aksi langsung dan sudah terlatih. Satuan ini dibentuk tahun 1981, sehingga diberi nama Sat-81. Mereka direkrut dari personil terbaik Parako dan Sandi Yudha. Sat-81 hanya beranggotakan 300 personil.

Bagaimana kerja sama antar pasukan khusus dengan negara lain?
Tahun ini, latihan bersama dengan Thailand, Indonesia jadi tuan rumah. Sedangkan dengan Singapura, yang jadi tuan rumah Singapura. Latihan dengan Singapura sudah menjadi menjurus ke anti teroris. Juga dengan Australia diberi nama Down Kokabura. Hasilnya, Australia mulai percaya kepada Indonesia. Seperti pengakuan Komandan SAS-nya: “Setelah melihat latihan ini, tidak ada keraguan lagi bagi kami, suatu waktu nanti operasi bersama dilakukan dengan Kopassus.” Tahun ini mencoba melaksanakan kembali latihan bersama SAS Australia, juga dengan SAS Inggris. Latihan itu difokuskan pada penanggulangan teroris.

Selain dengan Australia, negara mana lagi?
Saya pelan-pelan menjembatani latihan bersama dengan Amerika. Kayaknya pintunya sudah mulai terbuka. Saya akan berangkat ke Hawai untuk menghadiri Pacific Area. Cita-cita saya, tentunya atas persetujuan Panglima TNI, bisa mendatangkan pasukan khusus anti teror AS.

Apakah ancaman serius saat ini?
Pertama kita sepakat dulu bahwa teroris itu musuh bersama. Karena itu perlu ada hubungan antar sesama pasukan khusus, paling tidak, dalam masalah intelijen. Artinya ada pertukaran informasi. Data yang saya punya bisa diberikan kepada Australia, Singapura, Thailand selama dia meminta, dan sebaliknya.

Bagaimana meyakinkan bahwa Kopassus patut diperhitungkan?
Kami ini pekerjaannya hanya latihan-latihan dan latihan saja. Dengan latihan bersama militer negara lain, kemampuan semakin meningkat. Saya nggak punya tujuan apa-apa. Tapi saya ingin mereka yakin bahwa tidak ada masalah dengan Kopassus. Kopassus juga sudah mereformasi diri. Kalau TNI sudah reformasi, otomatis Kopassus sudah demikian.

Bagaimana kesejahteraan prajurit?
Kesejahteraan para prajurit cukup baik. Saya setiap jalan pagi sama ibu, melihat meraka sudah jarang jalan kaki ke kantor. Minimal mereka sudah pakai sepeda motor meski berpangkat Prada atau Pratu. Saya kira gaji mereka sudah cukup agar mampu mencicil sepeda motor. Apalagi bagi mereka yang pernah bertugas. Khan selama bertugas gajinya dikasih utuh.

Bagaimana hubungan Bapak dengan para prajurit?
Saya sediakan waktu 24 jam buat mereka. Tidak hanya hal yang protokoler. Telpon rumah selalu siap. Saya yakin kalau mereka menelpon saya malam hari tentu ada yang perlu. Dan itu harus diperhatikan. Silakan, tidak usah sungkan. SB,SH (Berita Indonesia 11)***



Beri Komentar


Kode keamanan Refresh

Biografi Bismar Siregar di TokohIndonesia.com
Biografi Haryono Suyono di TokohIndonesia.com
Biografi Kak Seto di TokohIndonesia.com
Biografi Jusuf Kalla di TokohIndonesia.com
Biografi Hatta Rajasa di TokohIndonesia.com