Majalah Berita Indonesia

Saturday, Apr 29th

Last update01:43:53 AM GMT

You are here Berita Kesehatan Supaya Mudah Mencari Obat
Jual Buku Al-Zaytun Sumber Inspirasi
Kuis Tokoh Indonesia - TokohIndonesia.com

Supaya Mudah Mencari Obat

E-mail Print PDF

Jika tak dikontrol dengan baik, program ini bisa menjadi ajang legalisasi obat ilegalPelaksanaan program apotek rakyat dikhawatirkan akan memperburuk mutu pelayanan obat dan melegalisir peredaran obat ilegal jika tidak dikontrol dengan baik.

Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari mengatakan sudah sejak lama tahu bahwa sentra perdagangan obat Pasar Pramuka terkenal sebagai tempat beredarnya obat ilegal, obat palsu, serta tempat penjualan yang ilegal pula.

Di sisi lain, harga obat di apotek besar sangat mahal. Sementara obat bukanlah sebagai komoditas ekonomi semata, melainkan juga hak masyarakat. “Yang jadi korban akhirnya masyarakat,” kata Menteri Kesehatan saat peresmian toko obat di Pasar Pramuka menjadi apotek rakyat, Selasa (3/4).

Itulah yang mendasari kebijakan Departemen Kesehatan, menjadikan toko obat di sentra-sentra perdagangan obat secara bertahap sebagai apotek rakyat guna mencegah penjualan obat-obatan keras (obat dalam daftar G) secara tidak sah.

Kebijakan Apotek Rakyat bertujuan untuk menertibkan peredaran obat-obatan di sentra-sentra perdagangan obat dan melindungi pedagang dari pungutan liar oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Obat juga harus disertai label harga. Masalahnya, banyak apotek besar memasang harga obat semaunya. Atas alasan itu, Menteri Kesehatan meminta toko obat meningkatkan status menjadi Apotek Rakyat dengan syarat yang ringan. Dia menjanjikan proses perizinan perubahan menjadi Apotek Rakyat tanpa biaya alias gratis.

Apotek rakyat bertugas menyediakan obat dengan harga murah dan aman pada masyarakat. Juga tidak diizinkan menjual psikotropika dan narkotika yang berbahaya bagi kesehatan. Satu apoteker akan menangani tiga apotek rakyat dan akan berlaku di seluruh Indonesia.

Dinas Kesehatan DKI juga mencatat, pada tahun 2006 terdapat 1.385 apotek di DKI Jakarta, yang terdiri dari 1.309 apotek umum dan 76 apotek sederhana yang akan dijadikan Apotek Rakyat. Sedangkan jumlah toko obat di DKI Jakarta ada sebanyak 1.233, yang terdiri dari 837 toko obat berizin dan 396 toko obat tidak berizin.

Perlu Kontrol
Di sisi lain, pelaksanaan program apotek rakyat dikhawatirkan akan memperburuk mutu pelayanan obat, dan bisa jadi ajang legalisasi peredaran obat ilegal jika tidak dikontrol dengan baik. Oleh karena itu, institusi pengawas dan asosiasi profesi apoteker harus terlibat dalam pengawasan pelaksanaan program ini.
Selama ini apotek-apotek yang beroperasi di berbagai tempat sulit dikendalikan pemerintah. Hal ini ditandai tingginya angka obat palsu yang beredar di Indonesia.

Pendirian apotek rakyat sebenarnya wajar untuk mempermudah akses memperoleh obat dengan harga murah, dan memastikan asal-usul obat. Namun jika tak dikontrol dengan baik, program ini bisa menjadi ajang legalisasi obat ilegal.

Mutu pelayanan obat yang diberikan pun diragukan. Apalagi, syarat pendirian apotek rakyat lebih ringan dibanding apotek pada umumnya. Penerapan kebijakan yang membolehkan satu apoteker bekerja di tiga hingga empat apotek rakyat juga dipertanyakan.

Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari menyatakan, pengawasan apotek rakyat dilakukan Departemen Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), dinas kesehatan setempat, organisasi profesi, dan apoteker.

Dalam hal ini, Badan POM harus membuat sistem pengawasannya. Jika ada yang melanggar aturan dapat dikenai sanksi berupa teguran lisan, tertulis, sampai pencabutan izin.

Direktur Jenderal Bina Pelayanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan Departemen Kesehatan Richard Panjaitan menambahkan, pemantauan pelaksanaan program apotek rakyat harus melibatkan semua pihak terkait, termasuk institusi pengawas, yakni Badan POM, Balai POM, serta dinas kesehatan setempat yang mengeluarkan izin pendirian apotek rakyat.

Para apoteker sebagai penanggung jawab apotek rakyat dan petugas sarana kesehatan lain juga harus ikut terlibat dalam pengawasan pelaksanaan program apotek rakyat.

Prinsipnya, apoteker itu perpanjangan tangan pemerintah di sarana pelayanan kesehatan untuk menegakkan ketentuan. Karena itu, apoteker terikat sumpah dan harus memiliki izin kerja. RH (Berita Indonesia 38)


Related Articles:

Beri Komentar


Kode keamanan Refresh

Biografi Bismar Siregar di TokohIndonesia.com
Biografi Haryono Suyono di TokohIndonesia.com
Biografi Kak Seto di TokohIndonesia.com
Biografi Jusuf Kalla di TokohIndonesia.com
Biografi Hatta Rajasa di TokohIndonesia.com