Majalah Berita Indonesia

Friday, Jul 30th

Last update04:15:44 PM GMT

Majalah Berita Indonesia RSS Feed
You are here Edisi Cetak Iptek Memblokir Situs Porno

Memblokir Situs Porno

E-mail Print PDF
User Rating: / 0
PoorBest 

Situs-situs porno yang terus bermunculan memang menjadi surga tersendiri bagi para penggemarnya. Namun di sisi lain, sejumlah pihak terus berupaya mengembangkan software yang sanggup memerangi keberadaan situs-situs porno ini entah itu dengan cara web filtering maupun program blocking.

Situs-situs porno yang terus bermunculan memang menjadi surga tersendiri bagi para penggemarnyaUntuk memerangi situs-situs porno tersebut memang bukan pekerjaan mudah, karena selain dibutuhkan teknologi yang terus diperbarui, juga dibutuhkan dukungan banyak pihak. Software-software yang akrab disebut parental control software ini sangat mudah ditemukan di internet. Beberapa software yang sudah mendunia diantaranya Net Nanny (netnanny.com), Cyber Sitter (cybersitter.com), ContentProtect (contentwatch.com), dan CyberPatrol (cyberpatrol.com). Selain itu, terdapat pula ScreenShield maupun iShield+ yang telah diluncurkan di Indonesia oleh PT. Java Softech Indo bekerjasama dengan perusahaan asal Inggris, Guardware. Software ini bekerja untuk memblokir gambar/video yang dikirim via e-mail atau didapat dari VCD/CD/disket.

Selain menggunakan software buatan luar negeri, ada baiknya juga bila kita menjajal software yang dibuat oleh Ahlul Faradish Resha bernama Site Blocker. Program ini ia perkenalkan pertama kali pada Festival Pemuda Berprestasi 2006 Bidang Iptek berbasis Iman dan Taqwa yang diselenggarakan Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga, dan mendapatkan anugerah penghargaan “Youth National Science and Technology”. Ahlul bahkan membagikan software-nya yang hanya berkapasitas 54 kb ini secara gratisan di http://www.ahlul.web.id.

Dengan modal komputer berprosesor AMD dan bahasa pemrograman Visual Basic, Ahlul membuat Site Blocker yang cara bekerjanya simpel dan jelas. Bila seseorang mencoba membuka situs porno (situs tertentu), Site Blocker akan bekerja dengan memunculkan peringatan “Mohon Maaf, Situs Ini Tidak Bisa Diakses” di layar monitor. Ahlul yang sebelumnya pernah membuat software Anti Brontok menjelaskan bahwa Site Blocker bisa meng-update database situs-situs porno karena dilengkapi dengan update database online. “Dengan menggunakan Site Blocker maka orang tua jauh lebih mudah untuk melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya selama berselancar di Internet. Hanya dengan satu kali klik saja maka secara otomatis Site Blocker akan melakukan pemblokiran terhadap situs-situs yang tersimpan pada database,” kata Ahlul.

Pendiri CV Ahlul Media Computama kelahiran Payakumbuh, 8 Juni 1985 ini merasa terdorong membuat software anti situs porno karena prihatin sembari mengutip hasil penelitian sebuah lembaga di luar negeri yang menyatakan bahwa sekitar 85 % transaksi yang dilakukan oleh pengguna internet di negara tersebut adalah transaksi sex. Selain membuat software, pria yang sedang menempuh kuliah di Elektronika dan Instrumentasi Universitas Gadjah Mada ini meluncurkan buku berjudul ‘Membuat Virus dan Anti Virus’ awal Maret ini. Buku terbitan GAVAMEDIA Yogyakarta ini sudah bisa didapatkan di toko-toko buku besar di Indonesia. RIF (Berita Indonesia 34)

Add comment


Security code
Refresh

Berita Utama

utama_14_75.jpg
Dipecat (dikorbankan) walau merasa bukan dia yang salah, dalam kasus kriminalisasi pimpinan KPK dan Bank Century, Komjen Pol. Drs. Susno
utama_1_58.jpg
Lupakah Barack Obama, calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, yang semasa kecil pernah dibesarkan dan dididik sebagai anak

Visi Berita

visi_48.jpg
Lebaran (Idul Fitri) selalu identik dengan mudik, pulang ke kampung halaman. Momen ini sudah menjadi hal rutin setiap
visi_56.jpg
Citra jaksa dan DPR di republik ini benar-benar terpuruk. Tertangkapnya Ketua Tim Penyelidikan Kasus BLBI-BDNI, Urip

Lentera

lentera_10_74.jpg
Reportase Kunjungan HKBP Tebet ke Al-Zaytun (1)Pendeta Resort HKBP Tebet, Paresman Hutahaean, dan rombongan, sungguh
lentera_4_06.jpg
Negara Federasi Rusia tertarik dengan sistem pendidikan satu pipa di Ma’had Al-Zaytun. Negara pecahan Uni Soviet itu
Share/Save/Bookmark