Situs-situs porno yang terus bermunculan memang menjadi surga tersendiri bagi para penggemarnya. Namun di sisi lain, sejumlah pihak terus berupaya mengembangkan software yang sanggup memerangi keberadaan situs-situs porno ini entah itu dengan cara web filtering maupun program blocking.
Selain menggunakan software buatan luar negeri, ada baiknya juga bila kita menjajal software yang dibuat oleh Ahlul Faradish Resha bernama Site Blocker. Program ini ia perkenalkan pertama kali pada Festival Pemuda Berprestasi 2006 Bidang Iptek berbasis Iman dan Taqwa yang diselenggarakan Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga, dan mendapatkan anugerah penghargaan “Youth National Science and Technology”. Ahlul bahkan membagikan software-nya yang hanya berkapasitas 54 kb ini secara gratisan di http://www.ahlul.web.id.
Dengan modal komputer berprosesor AMD dan bahasa pemrograman Visual Basic, Ahlul membuat Site Blocker yang cara bekerjanya simpel dan jelas. Bila seseorang mencoba membuka situs porno (situs tertentu), Site Blocker akan bekerja dengan memunculkan peringatan “Mohon Maaf, Situs Ini Tidak Bisa Diakses” di layar monitor. Ahlul yang sebelumnya pernah membuat software Anti Brontok menjelaskan bahwa Site Blocker bisa meng-update database situs-situs porno karena dilengkapi dengan update database online. “Dengan menggunakan Site Blocker maka orang tua jauh lebih mudah untuk melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya selama berselancar di Internet. Hanya dengan satu kali klik saja maka secara otomatis Site Blocker akan melakukan pemblokiran terhadap situs-situs yang tersimpan pada database,” kata Ahlul.
Pendiri CV Ahlul Media Computama kelahiran Payakumbuh, 8 Juni 1985 ini merasa terdorong membuat software anti situs porno karena prihatin sembari mengutip hasil penelitian sebuah lembaga di luar negeri yang menyatakan bahwa sekitar 85 % transaksi yang dilakukan oleh pengguna internet di negara tersebut adalah transaksi sex. Selain membuat software, pria yang sedang menempuh kuliah di Elektronika dan Instrumentasi Universitas Gadjah Mada ini meluncurkan buku berjudul ‘Membuat Virus dan Anti Virus’ awal Maret ini. Buku terbitan GAVAMEDIA Yogyakarta ini sudah bisa didapatkan di toko-toko buku besar di Indonesia. RIF (Berita Indonesia 34)
| < Prev | Next > |
|---|



