Majalah Berita Indonesia

Thursday, Apr 27th

Last update01:43:53 AM GMT

You are here Berita Iptek Beli Netbook Sekarang!
Jual Buku Al-Zaytun Sumber Inspirasi
Kuis Tokoh Indonesia - TokohIndonesia.com

Beli Netbook Sekarang!

E-mail Print PDF

Net book bisa digunakan untuk browsing, cek e-mail, mengetik, menonton dan mendengar laguBuat apa membeli notebook mahal-mahal kalau cuma dipakai untuk browsing, cek e-mail, mengetik, menonton dan mendengar lagu. Beli saja netbook!

Beberapa tahun terakhir ini, perkembangan notebook (laptop) sangat cepat. Berbagai spesifikasi ditawarkan dengan bentuk bodi yang bermacam-macam. Berbagai varian notebook muncul dan setahun terakhir, muncul notebook mini yang lebih sering disebut netbook. Demam netbook pun terjadi di mana-mana.

Sebab netbook yang harganya yang lebih terjangkau ini mampu memberikan layanan Web, e-mail, dan aplikasi produktivitas dalam badan yang ukurannya tidak lebih dari sebuah buku agenda. Biasanya bobot perangkat kurang dari 1,5kg, dimotori prosesor hemat daya dari Intel atau VIA, punya layar 7" – 10", memori 512MB – 1GB, storage berupa harddisk atau SSD (solid state disk), lengkap dengan sistem operasi Windows atau Linux.

Namun ukurannya yang lebih kecil menyebabkan netbook tidak bekerja seperkasa saudaranya. Kita tidak akan menemukan prosesor dual-core atau fitur discrete graphics di sini. Yang kita peroleh adalah kebebasan bergerak (portabilitas) pada harga yang tidak semahal sebuah ultraportabel.

Dari sekian banyak merek netbook itu, mana yang layak dibeli? Soalnya, perbedaan dari setiap netbook tidak terlalu terlihat. Kebanyakan menggunakan layar 10 inchi sehingga dimensinya terlihat sama. Prosesor yang digunakan pun hampir semuanya menggunakan Intel Atom N270 walau ada beberapa yang menggunakan generasi baru N280, yang kecepatannya lebih tinggi sedikit. Oleh sebab itu, sebelum membeli netbook, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.

Pertama, perhatikan ukuran layar dan keyboard. Netbook memang berukuran kecil, jadi penting untuk memilih mesin dengan ukuran layar dan resolusi yang nyaman di mata Anda. Mesin-mesin ini menawarkan layar berukuran 7" (antara lain Asus Eee PC 4G), 8,9" (Acer Aspire One, Asus Eee PC 901, HP 2133 Mini-Note, Lenovo IdeaPad S9, MSI Wind Notebook U90), atau 10" (Asus Eee PC 1000H, Axio Pico, MSI Wind Notebook U100, Lenovo IdeaPad S10). Jadi, biarkan mata Anda yang memilih dan cobalah melihatnya untuk beberapa saat.

Resolusi pada netbook juga vital. Sebuah netbook dengan resolusi 800×480 pixel akan menuntut Anda menggulung-gulung ke arah samping (horisontal) ketika Anda ingin melihat halaman sebuah situs Web secara utuh. Untunglah netbook yang muncul belakangan menawarkan resolusi 1024×600 pixel, sehingga menjelajah Internet cukup menyenangkan.

Yang juga perlu diperhatikan adalah lebar keyboard. Kecuali jika jari-jemari Anda memang mungil, keyboard pada kebanyakan netbook akan terasa sempit jika dibandingkan keyboard PC yang biasa Anda pakai. Keyboard yang paling lega pada netbook mungkin adalah HP 2133 Mini Note (92%) dan MSI Wind Notebook U100 (92%), Acer Aspire One (89%). Namun ukuran bukanlah segalanya. Peletakan tombol juga perlu diperhatikan agar mudah dijangkau, atau justru sebaliknya, tidak mudah tersentuh. Jadi cobalah mengetik untuk beberapa saat. Bila Anda merasa jaraknya tangan terlalu dekat dan membuat Anda pegal, maka lupakan netbook itu dan cari yang lain.

Harga terjangkau dan ukuran tidak lebih dari sebuah buku agenda, mampu memberikan layanan web, e-mail.Kedua, perhatikan sistem operasi apa yang digunakan. Pada umumnya netbook dipasarkan dengan sistem operasi Linux atau Windows. Pilihan jatuh pada sistem operasi open source yang gratis, Linux, bila Anda menginginkan netbook yang berharga jauh lebih murah. Anda juga sudah terbiasa menggunakan Linux. Varian Linux yang digunakan bisa Linpus Linux (Acer Aspire One), atau Xandros Linux (Asus Eee PC).

Penggunaan Linux’ sebenarnya menguntungkan. Selain ukurannya yang kecil, sistem operasi ini relatif lebih tangguh menghadapi serangan malware. Jangan kuatir dengan antarmukanya. Produsen netbook sudah membuat agar penggunaan antarmuka Linux bisa semudah Windows. Dan jika suka utak-atik, Anda bisa membuat antarmuka 3D yang cantik dengan bantuan desktop manager seperti Compiz Fusion.

Ganjalan terbesar saat menggunakan Linux adalah sulitnya meng-instal program dan harus berkutat dengan antarmuka baris perintah (command line). Selain itu, tergantung pada versi Linux yang terpasang, mungkin ada juga software yang tidak kompatibel dengan netbook Anda.

Karena ganjalan ini, banyak orang lebih memilih netbook yang sudah terinstall Windows. XP menjadi sistem operasi Windows yang umum ditemukan pada netbook. Beberapa netbook terbaru bahkan sudah menawarkan Windows Vista, seperti pada HP 2133 Mini Note. Alasan lain mengapa banyak orang lebih memilih Windows adalah kompatibel dengan nyaris semua program atau asesori yang tersedia di pasar saat ini. Sayangnya, karena pangsa pasarnya yang besar, mesin-mesin Windows cenderung menjadi target serangan malware, jadi paket sekuriti yang tangguh seperti Norton Internet Security 2009, ESET NOD32, perlu Anda tambahkan.

Akan lebih baik lagi kalau netbook yang Anda pilih itu sudah mempunyai system recovery yang terdapat di dalam harddisk, mengingat netbook rata-rata tidak dilengkapi dengan optical drive. Ketiga, perhatikan jenis prosesor. Saat ini ada dua perusahaan – Intel dan VIA - yang memproduksi prosesor yang dirancang untuk mendukung kecepatan dan efisiensi batere pada netbook. Intel awalnya mendayai netbook dengan prosesor Intel Celeron M processor (900MHz). Namun kini yang banyak digunakan adalah prosesor Intel Atom yang lebih efisien daya (800MHz sampai 1,8GHz). Saat di pasaran sudah banyak dijumpai prosesor Intel Atom N270 dan yang terbaru N280.

Sedangkan prosesor VIA’s C7-M (1,0GHz sampai 1,7GHz) juga digunakan di beberapa netbook (HP 2133 Mini-Note generasi pertama). Sayangnya, kecepatannya kalah dengan Intel. Selain itu netbook yang didayai oleh prosesor VIA cenderung lebih cepat terkuras baterenya. Meski VIA sudah memperkenalkan platform Nano (1,0GHz sampai 1,8GHz), yang dirancang untuk menyaingi Intel Atom dalam hal kinerja dan ketahanan batere, pamor VIA kelihatannya makin redup dibandingkan pamor Intel Atom N280.

Keempat, perhatikan jenis penyimpanan data yang digunakan. Netbook kebanyakan menggunakan harddisk sebagai tempat penyimpanan data. Belakangan, muncul netbook baru yang sudah menggunakan SSD (solid state disk). Dua jenis storage ini, masing-masing punya keunggulan dan kelemahan.

Harddisk memberikan keleluasan storage tetapi harddisk lebih rentan terhadap guncangan dan menghasilkan lebih banyak panas akibat bagian-bagiannya yang berputar. Sedangkan SSD lebih cepat, lebih tahan terhadap guncangan dan kejutan dan juga lebih dingin. Namun karena harganya masih mahal, kapasitasnya pun masih belum terlalu besar.

Jika Anda mementingkan kapasitas storage, pilihlah netbook yang menggunakan harddisk. Namun jika Anda mengutamakan perlindungan data dari guncangan dan kejutan serta rela merogoh kocek lebih dalam, pilihlah SSD.

Kelima, perhatikan jumlah Port di tubuh netbook. Jika Anda suka mengkoneksikan kamera digital, MP3 player, atau bahkan monitor eksternal, tak perlu kuatir. Rata-rata netbook terbaru sudah menghadirkan tiga port USB 2.0, port VGA-out, dan slot kartu memori.

Keenam, perhatikan kapasitas baterai. Untuk sebuah netbook yang dibawa-bawa ke mana saja, daya tahan batere menjadi penting. Sayangnya kebanyakan netbook saat ini hanya menyediakan batere 3-cell berkapasitas 2000mAh. Daya tahan batere 3-cell ini umumnya di bawah 2 jam. Karena itu akan sangat menyenangkan bila bisa mendapatkan batere 6-cell berkapasitas tinggi (high capacity). Milik Asus Eee PC 901 yang berkapasitas 6600mAh misalnya, bisa bertahan sekitar 6 jam. Sepanjang kenyamanan tidak terganggu, baterai yang besar patut dipertimbangkan.

Ketujuh, perhatikan kualitas webcam. Kebanyakan netbook menanamkan Webcam 0,3 megapixel atau 1,3 megapixel untuk memfasilitasi Anda ngobrol sambil lihat-lihatan (video) dengan teman dan rekan kerja. Biasanya, semakin tinggi megapixel sebuah Webcam, semakin bagus/tajam gambarnya.

Kedelapan, pastikan aksesori apa saja yang diperlukan. Touchpad dan tombol-tombol mouse yang relatif kecil adalah hal biasa pada netbook, tetapi Anda selalu bisa menambahkan sistem pengendali pribadi Anda, yakni mouse. Pilihlah yang nirkabel dengan dongle yang mungil, seperti Kensington SlimBlade Media Mouse atau Microsoft Wireless Notebook Optical Mouse 3000. Jika Anda membutuhkan lebih banyak storage untuk menyimpan koleksi foto, musik, video dan dokumen, jangan enggan membeli harddisk eksternal yang portabel. Agar netbook lebih awet, Anda bisa membeli dudukan yang dilengkapi kipas sehingga panas dari netbook bisa lebih dikurangi.

Terakhir, kesembilan, pastikan Anda mendapatkan garansi resmi. Barang BM (black market) sudah banyak masuk ke pasaran. Jadi pastikan netbook yang Anda beli mempunyai garansi resmi sehingga kalau ada kerusakan, Anda tidak mendapat kesulitan untuk mengurus perbaikannya. Kalau garansinya disebut garansi toko, sudah bisa dipastikan netbook yang Anda beli merupakan barang second atau BM. RIE (Berita Indonesia 68)


Contoh Kasus
Sering Bepergian
Kunto sedang mengemas barang bawaannya sebelum berlibur ke Bali. Ia ingin bepergian tanpa direpotkan dengan barang bawaan yang berat. Saat berlibur, ia ingin tetap bisa berkirim e-mail dengan teman dan keluarga, mengisi blog-nya, browsing, dan mendengar musik. Daripada membawa notebook mahal yang biasa digunakannya di rumah, sebuah netbook yang kecil dan ringan sangat cocok untuk dibawa saat ia sedang berada di pinggir pantai.

Penolong Ibu Rumah Tangga
Rina baru saja menonton tayangan memasak dengan resep yang ingin segera ia praktekkan sendiri. Untunglah, semua resep termasuk cuplikan videonya, tersedia gratis di website sang juru masak. Saat memasak di dapur, Rina bisa menaruh netbook di sampingnya, lalu memutar kembali cuplikan video teknik memasak dengan resep itu.


ACER ASPIRE ONE D150ACER ASPIRE ONE D150
Daya Tahan Baterai Luar Biasa
Produk ini merupakan generasi ke-2 dari jajaran seri netbook Acer Aspire One. Selain dengan desain baru dan pilihan warna yang lebih banyak, kinerjanya pun ikut dibenahi. Netbook ini merupakan salah satu netbook yang sudah menggunakan prosesor Intel Atom terbaru, N280 sehingga kinerjanya lebih tinggi, 600 MHz lebih tinggi dari pada N270. Daya tahan baterai sanggup menghidupkan netbook ini hingga 8 jam sehingga cocok bagi mereka yang sering bepergian. Netbook ini dijual dengan harga sekitar US$ 409.

HP MINI 1016TUHP MINI 1016TU
Elegan dan Berkelas
Netbook dengan layar 10 inchi ini termasuk yang teringan di kelasnya. Dari segi daya hidup, netbook ini termasuk lumayan sebanding dengan daya baterai yang diberikan. Tampilannya pun terlihat mewah dan elegan, dengan INSPIRON MINI 10finishing warna hitam mengkilat di bagian belakang layar LCD dengan motif bulatan. Siap-siaplah merogoh kocek sebesar US$ 469.

INSPIRON MINI 10
Kesukaan Anak Muda
Netbook besutan Dell ini mempunyai lebar keyboard 92% dari ukuran penuh dan layar 10,1 inci. Dengan dukungan GPS internal, memori 2 GB RAM, akan banyak membantu anak, remaja, pelancong dan tweeters untuk chatting, blogging, streaming, berbagi foto, nonton film dan lainnya. Netbook ini juga pas digunakan bagi mereka yang selalu terhubung dengan facebook dan rajin mengupdate status.

LENOVO IDEAPAD S10-2LENOVO IDEAPAD S10-2
Didukung OneKey Rescue System
Lenovo menyempurnakan netbook IdeaPad S10 yang begitu populer di Tanah Air. Namanya tetap IdeaPad S10 tapi ada embel-embel ‘2’ sehingga menjadi S10-2. Netbook ini dibekali dengan layar 10,1 inci, didukung prosesor Intel Atom, koneksi 3G dan papan ketik berukuran 90% dari papan ketik standar. Netbook dengan berat cuma 1 kg dan ketebalan kurang dari 1 inci ini dijual Rp4,85 juta, lebih murah dari pendahulunya. Fitur OneKey HP MINI 1000 VIVIENNE TAMRescue System dari Lenovo memungkinkan konsumen memulihkan data mereka jika mengalami kerusakan hanya dalam beberapa langkah.

HP MINI 1000 VIVIENNE TAM
Idaman Kaum Hawa
Lewat sentuhan Vivienne Tam, seorang desainer terkenal kelahiran China yang kini bermukim di New York, netbook ini banyak terpengaruh perpaduan budaya China dan Barat. Pemilihan warna merah menyala dengan motif bunga pasti membuat kaum hawa kesemsem berat. Apalagi desain tersebut berpadu dengan desain HP mini yang tipis dan menggunakan material plastik glossy yang modern. Netbook ini didukung oleh prosesor Intel Atom N270 (1,6 GHz), memori DDR2-533 1 GB, dan sejumlah kelengkapan seperti Wifi, Bluetooth dan sebagainya. Karena didesain oleh desainer kondang, harganya pun lebih mahal dibandingkan Mini versi ‘polos’ yang dijual US$ 499. Anda harus merogoh kocek sebesar US$ 699 agar bisa memboyong netbook ini ke rumah.

MSI WIND U100 PLUSMSI WIND U100 PLUS
Larinya Lebih Kencang
MSI memperbaharui netbook populer Wind U100 yang ditandai dengan tambahan kata ‘Plus’. Artinya, netbook ini sudah menggunakan prosesor Intel Atom N280 yang lebih kencang dan menambah dua pilihan warna “Metallic Blue” dan “Rose Champagne” dari tiga warna yang sudah ada sebelumnya. Desain MSI Wind U100 Plus sama dengan U100, beratnya 1 kg dengan layar 10 inchi resolusi 1024x600 pixel. Memori bisa sampai 2GB DDR2-533, harddisk 160 GB, WiFi, VGA out, Webcam, 3xUSB 2.0 dan 4-in-1 card reader. MSI mengklaim dengan baterai 3-cell, netbook ini bisa hidup hingga 7 jam. Harganya sekitar Rp 5 juta.


Related Articles:

Beri Komentar


Kode keamanan Refresh

Biografi Bismar Siregar di TokohIndonesia.com
Biografi Haryono Suyono di TokohIndonesia.com
Biografi Kak Seto di TokohIndonesia.com
Biografi Jusuf Kalla di TokohIndonesia.com
Biografi Hatta Rajasa di TokohIndonesia.com