Majalah Berita Indonesia

Saturday, Apr 29th

Last update01:43:53 AM GMT

You are here Berita Humaniora Yayasan Otak Indonesia: Bantu Ringankan Beban Penderita
Jual Buku Al-Zaytun Sumber Inspirasi
Kuis Tokoh Indonesia - TokohIndonesia.com

Yayasan Otak Indonesia: Bantu Ringankan Beban Penderita

E-mail Print PDF

Pasien operasi otakSemakin tingginya kasus penyakit otak, membuat banyak kalangan prihatin. Apalagi para penderita banyak dari keluarga kurang mampu. Padahal biaya yang harus dikeluarkan untuk penyembuhan tidak sedikit. Yayasan Otak Indonesia berupaya meringankan beban mereka.

Marlina, gadis asal Aceh yang terkena peluru nyasar di kepalanya, juga Ardiansyah nelayan muda penderita tumor pada batang otaknya hingga mengalami kelumpuhan dari batas leher ke bawah, akhirnya berhasil menjalani operasi otak dan bisa merasakan fasilitas pengobatan di rumah sakit. Berkat bantuan dari Yayasan Otak Indonesia bekerjasama dengan Rumah Sakit Siloam Gleaneagles, kini keduanya sehat seperti sediakala. Marlina bisa melanjutkan sekolahnya  dan Ardiansyah bisa kembali bekerja sebagai nelayan.

Namun, tidak banyak orang yang seberuntung Marlina dan Ardiansyah. Tingginya biaya pengobatan untuk penya-kit dan gangguan otak, tidak semua penderita terutama dari keluarga kurang mampu, bisa mendapatkan pelayanan rumah sakit. “Kami prihatin, kasus penyakit otak di Indonesia ternyata lumayan banyak. Sayangnya, para pen-derita sering terbentur pendanaan,” kata Dewi T Mallarangeng, Ketua Yayasan Otak Indonesia.

Tingginya pendanaan ini karena ke-banyakan pengobatan penyakit otak harus melalui operasi dengan biaya yang tidak ringan. Apalagi jumlah rumah sakit dan tim medis bedah sarafnya juga masih sedikit. Alasan itulah kemudian yang dipakai Dewi untuk menjembatani me-reka yang tidak mampu mendapatkan akses rumah sakit dan dokter spesialis.

Melihat betapa kompleksnya penyakit otak ini, Rumah Sakit Siloam Glean-eagles, yang notabene telah memiliki unit layanan bedah saraf dengan peralatan lengkap dan tenaga ahli yang kredi-bilitasnya telah teruji ini kemudian mendirikan yayasan khusus bagi pen-derita penyakit otak. Yayasan yang dimotori Dewi Mallarangeng dan Jessy Quantero ini memberikan pelayanan gratis bagi penderita penyakit otak yang tidak mampu. Seluruh biaya operasi dan pengobatan hingga sembuh, ditanggung oleh Yayasan Otak Indonesia.

Tak Mudah Menggalang Dana
Tingginya biaya pengobatan, mendorong pengurus yayasan untuk terus berupaya menggalang dana. Sebab me-nurut Dewi, yayasan mesti siap dengan dana Rp. 25 juta hingga Rp. 45 juta untuk sekali operasi satu pasien. “Bahkan terkadang yayasan terpaksa menge-luarkan dana ratusan juta untuk pasien yang ternyata harus lebih lama berada di ruang perawatan intensif,” lanjutnya.

Dewi Mallarangeng, Ketua Yayasan Otak IndonesiaSementara itu, diakui Dewi, bahwa menggalang donatur tidaklah mudah.  Apalagi mencari seorang dermawan yang bersedia menanggung seluruh biaya operasi. Sebab berdasarkan pengalaman, biaya operasi bisa lebih membengkak jika pasien lebih lama berada di ruang perawatan.

Namun, karena sejak awal yayasan ini sudah bekerjasama dengan Rumah Sakit Siloam Gleneagles, maka perannya tak lepas dari rumah sakit ini khususnya untuk melayani bedah saraf. Dari segi layanan, rumah sakit sepakat untuk tidak membedakan jenis pertolongan medis bagi mereka yang mampu secara finansial maupun yang tidak. Untuk tenaga medis (dokter)nya gratis, sedangkan biaya obat dan peralatan serta fasilitas perawatan lainnya termasuk perawatan intensif dengan harga khusus.

Hingga kini, yayasan telah membantu 150 pasien operasi otak dengan biaya sekitar Rp. 1,6 miliar. Penderita yang bisa mendapat bantuan yayasan ini adalah pasien yang memerlukan operasi otak dengan kriteria tumor jinak, kelainan pembuluh darah, kelainan bawaan, stroke yang dari analis medis masih dapat diselamatkan dan tumor ganas.  Pen-derita cukup mendaftar di Yayasan Otak Indonesia yang menempati salah satu lantai Rumah Sakit Gleneagles Lippo Karawaci. AD/WS (Berita Indonesia 17)


Related Articles:

Beri Komentar


Kode keamanan Refresh

Biografi Bismar Siregar di TokohIndonesia.com
Biografi Haryono Suyono di TokohIndonesia.com
Biografi Kak Seto di TokohIndonesia.com
Biografi Jusuf Kalla di TokohIndonesia.com
Biografi Hatta Rajasa di TokohIndonesia.com