Majalah Berita Indonesia

Thursday, Apr 27th

Last update01:43:53 AM GMT

You are here Berita Hukum Giliran Adik Tersayang
Jual Buku Al-Zaytun Sumber Inspirasi
Kuis Tokoh Indonesia - TokohIndonesia.com

Giliran Adik Tersayang

E-mail Print PDF

Widjokongko kini ditahan Kejaksaan AgungWidjokongko Puspoyo dikenal sebagai pengusaha dan bankir. Namanya tercatat sebagai Presiden Direktur Bank Indotrade dan pernah menjabat Direktur Keuangan PT Jamsostek.

Mantan Direktur Utama Bulog Widjanarko Puspoyo tampaknya kompak dengan sang adik, Widjokongko Puspoyo. Penyidik Kejaksaan Agung telah menetapkan keduanya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi gratifikasi atau penerimaan hadiah oleh pejabat negara Perseroan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) per Rabu, 25 April 2007.

Widjanarko telah ditahan dengan status tersangka kasus korupsi impor sapi Australia tahun 2001, sementara Widjokongko menyusul ditahan Kejakgung pada 3 Mei lalu. Widjokongko Puspoyo dikenal sebagai pengusaha dan bankir. Namanya tercatat sebagai Presiden Direktur Bank Indotrade (1993-1999) dan pernah menjabat Direktur Keuangan PT Jamsostek.

Pengolahan hasil pemeriksaan yang terdiri atas keterangan saksi-saksi dan alat bukti telah memperjelas aliran dana yang diterima para tersangka dari kegiatan pengadaan komoditas beras impor dari Vietnam.

Dalam kasus gratifikasi itu, penyidik telah memeriksa sejumlah anggota keluarga Widjanarko yaitu Widjokongko (adik), Endang Ernawati (istri), Winda Nindyati (putri sulung), Andre Juanda (menantu), serta Rinaldy Puspoyo (anak kedua) terkait pasal UU Korupsi tentang aliran dana atau aset yang diduga mempunyai hubungan dengan tindak pidana korupsi yang dilakukan pejabat negara.

Kasus gratifikasi dari Vietnam Southern Food Corporation sebesar 1,5 juta dolar AS awalnya mengalir ke PT Tugu Dana Utama. Pihak PT Tugu kemudian mengirimkan 1,2 juta dolar AS ke PT Arden Bridge Investment (ABI) milik Widjokongko. Dari PT ABI, uang diduga mengalir ke Widjanarko dan anggota keluarganya seperti istri dan anak-anaknya.

Penyidik telah memeriksa sejumlah saksi di antaranya direksi dan karyawan perusahaan rekanan yang terkait kerja sama Bulog yang menerima aliran dana dari Vietnam Southern Food Corporation, juga meminta keterangan langsung ke perusahaan tersebut dengan menerbangkan lima penyidik ke Vietnam.

Kejaksaan juga masih menunggu penghitungan dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk kepastian jumlah uang dalam kasus korupsi tersebut. Kasus dugaan korupsi penerimaan hadiah dalam pengadaan komoditas itu berawal dari kerjasama Bulog dengan dari Vietnam Southern Food Corporation dalam impor beras 2001-2002.

Pelaksana Tugas Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Hendarman Supandji juga mengatakan kejaksaan berencana memanggil paksa wanita berinisial ERN yang disebut-sebut dekat dengan Widjanarko, karena dia juga menerima dana gratifikasi. “Direktur Penyidikan sedang merencanakan itu,” kata Hendarman. RH (Berita Indonesia 38)

Kasus Impor Beras Vietnam
Tersangka:
1. Widjanarko Puspoyo
Posisi: Sebagai Dirut Perum Bulog, Widjan seharusnya tidak menerima hadiah (gratifikasi) dari rekanan.
Tersangka: 25 Maret 2007

2.Widjokongko Puspoyo
Peran: Menerima dan mendistribusikan dana gratifikasi lewat PT Arden miliknya.
Tersangka: 25 Maret 2007
Belum ditahan

Kekayaan Widjokongko:
Total: Rp 11,088 miliar (laporan ke KPK pada 2004 saat menjadi Direktur Keuangan PT Jamsostek)
Rincian harta kekayaan yang dimiliki pria kelahiran Solo, 7 Oktober 1951, ini adalah sebagai berikut:
Properti: Rp. 1,133 miliar (empat tanah di Tangerang).
Kendaraan: Rp 296 juta (Mobil Mercedes Benz tahun 2000, Mitsubishi 1994, Honda 1989, dan motor Honda 1996).

Logam mulia dan barang antik: Rp 277 juta.
Surat berharga: Rp 9,2 miliar.
Meubel: Rp 88 juta.


Related Articles:

Beri Komentar


Kode keamanan Refresh

Biografi Bismar Siregar di TokohIndonesia.com
Biografi Haryono Suyono di TokohIndonesia.com
Biografi Kak Seto di TokohIndonesia.com
Biografi Jusuf Kalla di TokohIndonesia.com
Biografi Hatta Rajasa di TokohIndonesia.com