Majalah Berita Indonesia

Sunday, May 28th

Last update01:43:53 AM GMT

You are here Berita Hukum Bila Pak Jenderal Harus Pindah Sel
Jual Buku Al-Zaytun Sumber Inspirasi
Kuis Tokoh Indonesia - TokohIndonesia.com

Bila Pak Jenderal Harus Pindah Sel

E-mail Print PDF

RusdihardjoPenahanan Rusdihardjo di Mako Brimob disorot DPR. Penempatan itu karena Rutan Bareskrim Mabes Polri penuh. Meski kini sudah dalam status tahanan, posisi mantan Kapolri Jenderal Rusdihardjo tidaklah sesederhana itu. Saat ini Dewan Perwakilan Rakyat tengah menyorot keberadaan dirinya yang ditahan di Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok, yang konon lebih nyaman dari sel tahanan di Markas Besar Polri.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bahkan membicarakan hal ini dengan Menteri Hukum dan HAM Andi Mattalatta. Awalnya, karena KPK tidak punya rutan sendiri, Rusdihardjo dititipkan ke Mabes Polri dengan harapan dititipkan ke sel Bareskrim Mabes Polri. Ternyata oleh Mabes Polri, mantan pucuk pimpinannya itu ditempatkan di Mako Brimob. Alasannya, sel Bareskrim penuh.

Saat ini yang menghuni sel Bareskrim Mabes Polri adalah mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Rokhmin Dahuri, mantan anggota Komisi Yudisial Irawady Joenoes, dan Wakil Bupati Medan Ramli.

Dilaporkan baik oleh Kompas maupun Indo Pos, 22 Januari 2008, dalam rapat dengar pendapat di DPR, (21/1), anggota Komisi III DPR mempersoalkan penempatan Rusdihadjo di sel Mako Brimob Kelapa Dua. Dikhawatirkan hal itu menimbulkan kesan pilih kasih.

Menurut anggota DPR Gayuus Lumbun, KPK mestinya memiliki sel tahanan khusus untuk pelaku korupsi dari kalangan mantan aparat. Hal itu untuk mencegah terjadinya aksi kekerasan dari tahanan lain terhadap mantan aparat. Direktur Penuntutan KPK Ferry Wibisono mengatakan akan mengevaluasi perlakuan Polri kepada Rusdihardjo dalam 20 hari masa tahanan pertma sesuai KUHAP.

Fasilitas Polri menjadi pilihan KPK untuk menitipkan tahanan mereka, pasalnya ruang tahanan di basemen KPK Kuningan saat ini belum layak ditempati. KPK juga tak mungkin menitipkan tahanan di lembaga pemasyarakatan. Selama ini ada tiga tempat penahanan KPK, yakni Rutan Polres Jakarta Selatan, Rutan Polda Metro Jaya dan Rutan Bareskrim Mabes Polri. Rusdihardjo merupakan tahanan yang pertama yang dititipkan di tempat yang berbeda.

Namun demikian, sebenarnya sebelum Rusdihardjo dipindahkan ke tahanan Mako Brimob, KPK mendapat tembusan dari kepala Rutan Mabes Polri Agus Winto Basuki terkait pemindahan tersebut. Namun menurut Ketua KPK Antasari Azhar, surat tersebut dijawab pimpinan KPK bahwa Rusdihardjo harus dikembalikan ke Rutan Bareskrim.

Bagaimana kondisi ruang tahanan Mako Brimob belum terekspos secara terbuka. Namun seperti ditulis wartawan Indo Pos, di bagian luar dinding Blok B, tempat Rusdihardjo ditahan tampak outdoor AC. Dia menempati sel yang pernah ditempati mantan Kabareskrim Komjen Suyitno Landung. Landung ditahan karena menerima hadiah saat menyidik kasus pembobolan BNI.

Pungli
Rusdihardjo ditahan KPK setelah ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini berkasnya memasuki tahap penuntutan. Dugaan keterlibatan Rusdihardjo dalam kasus pungli pertama kali dilontarkan mantan Kepala Bidang Keimigrasian KBRI Malaysia Arken Tarigan. Dia menyampaikannya dalam kesaksiannya pada persidangan mantan Dubes RI untuk Malaysia Hadi A. Warayabi dan mantan Kabid Imigrasi KBRI Malaysia Suparba W. Amiarsa di Pengadilan Tipikor. Warayabi kini dihukum 2,5 tahun penjara.

Arken yang mantan bawahan Rusdihardjo mengungkapkan, Dubes RI untuk Malaysia, termasuk Rusdihardjo antara 2004-2006, mendapat jatah RM 30 ribu sampai RM 40 ribu. Sementara Wakil Dubes mendapat jatah RM 10 ribu sampai RM 15 ribu. Jatah itu diambil dari selisih penggunaan tarif ganda pengurusan dokumen keimigrasian.

Tarif berbeda itu juga tercantum dalam SK Perwakilan RI untuk Malaysia di Kuala Lumpur No. 021/SK-DB-0799 tanggal 20 Juli 1999 yang dibuat pada era Dubes Jacob Dasto. Tarif besar diberlakukan pada pemohon, sementara yang disetor ke penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tarif yang lebih kecil.

Bukan hanya dari itu, pemasukan juga didapat dari selisih konversi mata uang. Uang yang ditarik dari pemohon dokumen keimigrasian berupa ringgit Malaysia. Uang tersebut kemudian dikonversikan dalam dolar Amerika. RH (BI 54)


Related Articles:

Beri Komentar


Kode keamanan Refresh

Biografi Bismar Siregar di TokohIndonesia.com
Biografi Haryono Suyono di TokohIndonesia.com
Biografi Kak Seto di TokohIndonesia.com
Biografi Jusuf Kalla di TokohIndonesia.com
Biografi Hatta Rajasa di TokohIndonesia.com