Majalah Berita Indonesia

Friday, Jul 30th

Last update04:15:44 PM GMT

Majalah Berita Indonesia RSS Feed
You are here Edisi Cetak Daerah Konferensi PWI Perwakilan Purwakarta

Konferensi PWI Perwakilan Purwakarta

E-mail Print PDF
User Rating: / 0
PoorBest 

Konferensi PWI Perwakilan Kabupaten PurwakartaSebanyak 49 anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) perwakilan Purwakarta melaksanakan konferensi di Hotel Grand Situ Buleud Purwakarta (18/2), dengan agenda pemilihan pengurus periode tahun 2009-2012 dan menyusun program kerja. Konferensi ini dihadiri para unsur pimpinan daerah Purwakarta, organisasi pemuda, LSM dan wartawan dari berbagai media.

Dalam kesempatan itu, Asisten Daerah bidang Pemerintahan, Wahyu Subroto SH, M.Si, mewakili Bupati Purwakarta, memaparkan visi Purwakarta yaitu Purwakarta Digjaya (dalam bahasa sunda yang artinya Purwakarta menuju kemashyuran). Rencana pembangunan jangka menengah membuat Purwakarta Digjaya ini merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat Purwakarta baik itu infrastruktur dan suprastruktur. Lebih lanjut Wahyu menjelaskan, ada dua tujuan pokok otonomi daerah yaitu meningkatkan kesejahteraan rakyat dan melangsungkan demokratisasi, maka PWI Perwakilan Purwakarta juga sedang melakukan proses demokrasi melalui kegiatan konferensi yang akan memilih kepengurusan periode 2009-2012.

Ir Uyun Achdiyat, pengurus Cabang PWI Jawa Barat, mengharapkan agar PWI maksimal dalam memajukan kesejahteraan masyarakat serta bekerja sesuai Kode Etik Jurnalistik. Dalam amanatnya, ia menyatakan bahwa kebebasan pers bertujuan mensejahterakan masyarakat luas seperti tujuan otonomi daerah.

Pemerintah dan pers sebenarnya punya visi yang sama, tinggal ke depan bagaimana keduanya bersimbiosis untuk menghilangkan alergi antara pejabat publik dan pers dan masing-masing bisa berperan sesuai profesinya.

Berkaitan dengan organisasi PWI dalam kesepakatan Jakarta terungkap bahwa kebebasan pers tidak boleh dihambat asalkan sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik yaitu kebebasan pers yang bertanggung jawab. Kalau dicermati sebenarnya baik organisasi publik maupun non publik mempunyai tujuan yang sama yaitu segala sesuatunya diarahkan kepada kesejahteraan masyarakat luas. Kendala yang sering dihadapi untuk mewujudkan tujuan tersebut baik itu organisasi publik, begitu juga organisasi PWI Purwakarta adalah kendala biaya (budget) yang membuat kinerja kurang optimal.

Begitu juga pada pola perekrutan kepemimpinan di setiap organisasi publik termasuk di PWI. Untuk mencari figur pemimpin itu berat dan penuh risiko, dan untuk menjadi pemimpin yang berhasil indikatornya adalah sasaran organisasi itu tercapai dalam masa kepemimpinannya. Kepada PWI selaku mitra kerja pemerintah diharapkan bisa berorientasi pada situasi kekinian yang mengacu pada pendekatan kultural, begitu juga kode etik yang ada di PWI Purwakarta bisa diaplikasikan sesuai kultur Purwakarta sehingga tidak ada kesenjangan antara pers dan pemerintah. Selaku mitra kerja, keduanya bisa bekerja optimal.

Sesuai hasil konferensi susunan pengurus PWI Purwakarta periode 2009-2012 terdiri dari Ketua Endang Yusup, didukung 4 orang wakil ketua yaitu Dede Sulaeman (bidang organisasi), Bernard Sihite (bidang kesejahteraan sosial), Endang Surahman (bidang pembelaan wartawan), Asep Firdaos (bidang pendidikan), sedang Sekretaris dipegang Taufik Ilyas. BND (Berita Indonesia 65)

Add comment


Security code
Refresh

Berita Utama

utama_14_75.jpg
Dipecat (dikorbankan) walau merasa bukan dia yang salah, dalam kasus kriminalisasi pimpinan KPK dan Bank Century, Komjen Pol. Drs. Susno
utama_1_58.jpg
Lupakah Barack Obama, calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, yang semasa kecil pernah dibesarkan dan dididik sebagai anak

Visi Berita

visi_48.jpg
Lebaran (Idul Fitri) selalu identik dengan mudik, pulang ke kampung halaman. Momen ini sudah menjadi hal rutin setiap
visi_56.jpg
Citra jaksa dan DPR di republik ini benar-benar terpuruk. Tertangkapnya Ketua Tim Penyelidikan Kasus BLBI-BDNI, Urip

Lentera

lentera_10_74.jpg
Reportase Kunjungan HKBP Tebet ke Al-Zaytun (1)Pendeta Resort HKBP Tebet, Paresman Hutahaean, dan rombongan, sungguh
lentera_4_06.jpg
Negara Federasi Rusia tertarik dengan sistem pendidikan satu pipa di Ma’had Al-Zaytun. Negara pecahan Uni Soviet itu
Share/Save/Bookmark