Majalah Berita Indonesia

Thursday, Apr 27th

Last update01:43:53 AM GMT

You are here Berita Daerah PT KA - ITS Siapkan SDM Handal
Jual Buku Al-Zaytun Sumber Inspirasi
Kuis Tokoh Indonesia - TokohIndonesia.com

PT KA - ITS Siapkan SDM Handal

E-mail Print PDF

Menhub Hatta Radjasa dan jajaran PT KA di gerbong kereta wisataKemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang perkeretaapian terus berkembang. PT KA menggandeng ITS menyiapkan SDM yang handal dalam memberi pelayanan kepada publik.

Tak bisa dipungkiri, persaingan di moda angkutan darat, khususnya perkeretaapian ke depan akan semakin ketat. Terlebih dengan dibukanya kesempatan investor swasta untuk menanamkan modalnya di bidang perkeretaapian. Beberapa perusahaan bahkan telah mulai tertarik ikut serta mengembangkan usaha pada angkutan kereta api, terutama untuk angkutan kereta api kecepatan tinggi, kereta api perkotaan dan kereta api ringan (light train).

 

Dibukanya peluang pihak swasta untuk turut menangani pembangunan sarana dan prasarana perkeretaapian diharapkan bisa menciptakan iklim yang sangat menarik bagi perkembangan perkeretaapian di tanah air. Karena akan menggunakan teknologi yang lebih maju dan efisien. Sehingga dapat memacu perkembangan Iptek perkeretaapian. Hal ini sejalan pula dengan harapan masyarakat untuk memperoleh pelayanan yang lebih baik dan nyaman di bidang jasa angkutan kereta api. Termasuk ketepatan jadwal waktu keberangkatan maupun kedatangannya.

Kondisi yang demikian, ditambah tantangan dan persaingan ke depan yang semakin tajam, menggugah PT KA terus mengembangkan diri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para pemakai jasa angkutan kereta api. Tidak hanya terbatas pada pembangunan dan penyediaan infrastruktur, sarana maupun prasarananya, namun terlebih lagi dalam hal penyiapan SDM. Sehingga mampu menerapkan suatu sistem pengoperasian di bidang perkeretapian secara handal dan profesional.

Selama ini PT KA telah melakukan  kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi dalam memenuhi kebutuhan SDM melalui program kedinasan. Baik untuk jenjang Diploma III, S1 maupun S2. Namun langkah ini dirasakan masih belum mencukupi.

Bercermin dari kondisi tersebut, PT KA kembali membuat terobosan. Kali ini dengan menggandeng Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS). Kerjasama dalam mempersiapkan SDM Perkeretaapian berkualifikasi S1 melalui program Penelusuran Minat Dan Kemampuan (PMDK). Kemitraaan ini secara resmi ditandatangani oleh Dirut PT KA Ronny Wahyudi dan Rektor ITS Prof. Dr. Moh Nuh di Surabaya 17 Maret lalu.

Kerjasama ini diharapkan menjadi solusi bagi pemecahan permasalahan yang ada, yang cukup kompleks. Diantaranya mengejar ketertinggalan Indonesia di bidang perkeretaapian. Setidaknya mampu bersaing dengan sesama negara ASEAN seperti Malaysia dan Singapura.
Sasaran yang ingin dicapai, sebagaimana dikemukakan Ronny Wahyudi,  bagi PT KA adalah mendapatkan SDM yang sesuai dengan kebutuhan. Di sisi lain, teknologi perkeretaapian di Indonesia akan cepat berkembang. Karena melalui UU Perkeretaapian yang baru, kereta api berpeluang besar untuk dikembangkan di Indonesia. Dengan demikian ITS diharapkan  dapat menyiapkan SDM yang berkualitas tinggi guna memenuhi kebutuhan itu.

Ronny mengemukakan pula, dalam rangka menambah fasilitas transportasi perkotaan, saat ini di Surabaya akan dikembangkan angkutan kereta api dari Bandara Juanda ke Waru. Untuk itu ITS diharapkan dapat ikut berperan  dalam proses pengembangan airport link tersebut.

Punya Arti Strategis
Rektor ITS Prof. Dr. Moh Nuh menilai kerjasama ini punya arti strategis. Yakni bagaimana menyatukan potensi sumber daya, baik yang dimiliki PT KA maupun ITS secara makro. Terutama dalam menyikapi perkembangan iptek, termasuk teknologi informatika di bidang perkeretaapian dengan segala permasalahannya. Karenanya, kerjasama ini tidak terbatas hanya pada penyiapan SDM saja, tapi juga mencakup banyak aspek yang saling menunjang. Termasuk memberi sumbangan pemikiran terhadap perbaikan manajemen dan infrastruktur. Diharapkan melalui kerjasama ini bisa diperoleh solusi  yang sebaik-baiknya.

Sebagai ilustrasi, transportasi kereta api di negara maju merupakan kunci pemecahkan masalah kemacetan lalu lintas karena mampu mengangkut penumpang secara massal.  Di negeri kita, kebijakan pemerintah terhadap kereta api harus dilakukan secara memadai. Hal ini mengingat pertumbuhan jalan tidak sebanding dengan pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor, yang berujung dengan terjadinya  kemacetan di jalan raya.

Moh Nuh optimis semua persoalan dapat diatasi melalui sinergi yang diupayakan secara optimal. Termasuk dalam hal penguasaan Iptek serta penerapan efisiensi. Dia juga menyoroti pentingnya langkah sosialisasi sehingga masyarakat luas merespon secara positif terhadap keberadaan perkeretaapian.SM (Berita Indonesia 11)***


Related Articles:

Beri Komentar


Kode keamanan Refresh

Biografi Bismar Siregar di TokohIndonesia.com
Biografi Haryono Suyono di TokohIndonesia.com
Biografi Kak Seto di TokohIndonesia.com
Biografi Jusuf Kalla di TokohIndonesia.com
Biografi Hatta Rajasa di TokohIndonesia.com