Majalah Berita Indonesia

Saturday, Apr 29th

Last update01:43:53 AM GMT

You are here Berita Buku Leaving Microsoft To Change the World
Jual Buku Al-Zaytun Sumber Inspirasi
Kuis Tokoh Indonesia - TokohIndonesia.com

Leaving Microsoft To Change the World

E-mail Print PDF
Article Index
Leaving Microsoft To Change the World
Pelajaran dari Microsoft
All Pages

Mikrosoft yang mengubah duniaBerawal dari sebuah visi memenuhi minat baca anak-anak di sebuah sekolah terpencil di Nepal, John Wood mendapati dirinya mengembangkan visi yang lebih besar, mengubah dunia dengan menyediakan satu buku untuk seorang anak lewat pendirian perpustakaan-perpustakaan di dunia berkembang.

Saat bekerja di Microsoft selama tujuh tahun (1991-1998), John tidak pernah berhenti dari treadmill kehidupan. Sebagai seorang spesialis dalam pasar internasional, John harus bisa berada di tujuh tempat sekaligus. Berada di Johannesburg pada hari Jumat dan di Taiwan pada hari Minggu, siap melakukan presentasi, menghadiri pertemuan, dan melakukan wawancara pers.

Pekerjaannya secara finansial memang menguntungkan tetapi penuh dengan tekanan dan stres yang tinggi. Kehidupan sosial bersama keluarga dan teman-teman pun nyaris selalu ia korbankan demi pekerjaan. Pekerjaan dapat mengandalkannya, tetapi keluarga dan teman-teman tidak. Saking gila kerja, mantra yang cocok baginya seolah-olah adalah ‘Anda dapat tidur saat Anda mati dan dikubur’.

Menyadari karirnya di Microsoft menguras seluruh hidupnya, John berlibur ke pegunungan Nepal untuk menjauh dari kesibukan yang tiada henti. Dalam perjalanan berjalan kaki menelusuri dataran Himalaya, penulis yang digelari “21st century Andrew Carnegie” oleh media-media internasional ini, berjumpa dengan seorang pendidik (guru) lokal.

Ia kemudian diajak mengunjungi sebuah sekolah yang hanya mempunyai sedikit buku dalam perpustakaan yang tidak pernah dipakai. Buku-buku itu pun buku-buku peninggalan pelancong yang malah tidak layak dibaca oleh anak-anak.

Sekolah dengan murid sekitar 450 orang itu rupanya belajar tanpa buku. “Ya, saya dapat melihat bahwa Anda (John Wood) juga menyadari bahwa ini sebuah masalah besar. Kami berharap dapat menanamkan kebiasaan membaca kepada anak didik kami. Tetapi itu tidak mungkin jika hanya buku-buku ini yang kami punya,” kata kepala sekolah itu.

Kenyataan yang dilihat oleh John Wood membuatnya berpikir bagaimana hal ini bisa terjadi di sebuah dunia dengan buku-buku yang begitu melimpah? Kalimat berikutnya dari kepala sekolah itu menjadi kalimat yang mengubah arah hidup John Wood selamanya, “Barangkali, Pak, suatu hari Anda akan kembali dengan buku-buku.”

Pengalaman berharga di pedalaman Himalaya membuka mata John untuk menggalang keluarga dan teman-temannya mengumpulkan buku untuk diberikan kepada sekolah itu. Keberhasilan pertama mengumpulkan buku-buku untuk sekolah itu membuka pintu untuk membagikan buku kepada sekolah-sekolah lain hingga akhirnya terbentuklah Room to Read.

Organisasi non-profit yang dibentuk oleh John ini meluas hingga ke berbagai negara termasuk Vietnam, India, dan Kamboja. Ia berfokus pada membangun sekolah, lab komputer, perpustakaan dan memberikan beasiswa bagi anak-anak yang kurang mampu. Akhir 2007, organisasi Room to Read yang sudah mengglobal akan membuka perpustakaan yang ke-5000 dan memberikan kesempatan kepada 1,3 juta lebih anak-anak di seluruh dunia mengecap pendidikan.

Dalam buku yang yang sudah diterjemahkan ke dalam 15 bahasa ini, John membagikan keberhasilan dan kegagalan organisasi Room to Read yang bisa menjadi masukan bisnis yang berharga. Pesan berharga yang keluar dari buku ini adalah Anda harus memiliki semangat yang tinggi (passionate) dalam pekerjaan Anda. Mungkin Anda berpikir bahwa memimpin sebuah organisasi non-profit akan lebih mudah daripada bekerja dalam tekanan di Microsoft. Bagaimanapun juga, John Wood masih bekerja tak kenal waktu dan berkelana ke seluruh penjuru dunia agar organisasi Room to Read terus berkembang dan berhasil. MLP (BI 48)

Detail Buku
Judul      : Leaving Microsoft To Change The World
Penulis       : John Wood
Penerbit        : Bentang Pustaka
Tanggal terbit   : Agustus 2007
Jumlah hal           : 368 halaman
Kategori                 : Memoar
Rekomendasi               : Buku ini ditulis (diterjemahkan) dengan gaya bercerita yang sarat kata-kata indah, membuai khayal kita seolah-olah hadir dalam cerita. Buku ini mungkin kurang cocok untuk dijadikan sebagai buku referensi namun Anda akan mendapat banyak pelajaran berharga dari satu buku ini.



Beri Komentar


Kode keamanan Refresh

Biografi Bismar Siregar di TokohIndonesia.com
Biografi Haryono Suyono di TokohIndonesia.com
Biografi Kak Seto di TokohIndonesia.com
Biografi Jusuf Kalla di TokohIndonesia.com
Biografi Hatta Rajasa di TokohIndonesia.com