Majalah Berita Indonesia

Sunday, May 28th

Last update01:43:53 AM GMT

You are here Berita Buku Belajar Bersama Johnny Bunko
Jual Buku Al-Zaytun Sumber Inspirasi
Kuis Tokoh Indonesia - TokohIndonesia.com

Belajar Bersama Johnny Bunko

E-mail Print PDF

Johnny Bunko, buku panduan untuk menemukan karirBagi Anda yang merasa jenuh dengan rutinitas pekerjaan, merasa sudah memberi yang terbaik namun kurang dihargai, merasa kehilangan arah, buku ini bisa menjadi sumber inspirasi untuk membangkitkan kembali semangat Anda dalam bekerja dan berkarya.

Daniel H. Pink adalah seorang penulis Amerika. Dia adalah pengarang dari empat buku yang berfokus pada perubahan dunia kerja: Free Agent Nation, Whole New Mind ; The Adventures of Johnny Bunko dan Drive: The Surprising Truth About What Motivates Us. Buku-bukunya ini sudah di-review positif oleh berbagai media seperti Forbes, USA Today, Wall Street Journal dan Financial Times. Berbagai tulisannya sudah dimuat dalam The New York Times, Harvard Business Review, Fast Company dan Wired. Pink juga seorang pembicara di perusahaan, asosiasi, universitas, dan konferensi pendidikan.

 

Dalam bukunya yang berjudul The Adventures of Johnny Bunko, Pink mulai menggebrak dunia buku bisnis Amerika dengan menyajikan buku ‘serius’ dalam format komik Jepang (manga). Buku ini menceritakan petualangan Johnny Bunko, kisah fiksi seorang pria muda kreatif yang terjebak dalam pekerjaan yang monoton, yang membuat dia bosan dan tak bersemangat. Secara tidak sengaja Johnny Bunko bertemu dengan Jin penolong yang memberikan enam pelajaran penting untuk berkembang dalam dunia kerja, yaitu:

(1) Tidak ada rencana (the best plan is no plan at all)
Sama seperti Anda, Johnny Bunko punya rencana. Tetapi kehidupan tidaklah seperti rumus matematika dimana 1 +1 hasilnya selalu 2. Dalam kehidupan, 1+1 hasilnya bisa 9 atau 3 atau 99. Lalu apakah ini berarti anda harus hidup tanpa rencana? Tidak. Apa yang harus anda lakukan adalah memilih dengan tepat. Memilih pekerjaan yang cocok dengan minat anda, meskipun itu memaksa anda untuk mengubah rencana awal anda.

(2) Pikirkan kekuatan, bukan kelemahan (maximize your strengthness, not focus on your weakness)
Sama seperti setiap orang, Johnny Bunko punya kelemahan. Johnny Bunko berpikir ia harus bisa memperbaiki kelemahannya agar bisa sukses dalam pekerjaannya. Namun kesuksesan bukanlah milik orang yang bekerja di bidang yang menjadi kelemahannya. Kunci sukses adalah fokus pada kekuatan, bukan kelemahan. Orang-orang sukses tidak berusaha keras untuk memperbaiki apa yang menjadi kelemahannya. Melainkan mereka memaksimalkan apa yang menjadi kekuatannya.

(3) Ini bukan tentang Anda (use your strengthness to help other’s people life)
Sama seperti setiap orang, Johnny Bunko senang melakukan apa yang ingin ia lakukan. Johnny Bunko berpikir selama ia melakukan apa yang ingin ia lakukan maka ia akan berhasil dalam pekerjaannya. Namun anda bekerja bukan untuk diri anda sendiri. Ini bukan tentang anda. Ini tentang pelanggan anda. Ini tentang klien anda. Lakukanlah apa yang anda sukai tetapi lakukanlah itu untuk melayani orang lain, bukan sekadar untuk memuaskan keinginan sendiri. Orang-orang sukses mambantu orang lain mencapai tujuannya agar ia bisa mencapai tujuannya sendiri.

(4) Ketekunan mengalahkan bakat (persistence triump talent)
Sama seperti setiap orang, Johnny Bunko juga memiliki masalah. Johnny Bunko berpikir bahwa orang yang berbakat pada bidangnya akan bisa menyelesaikan masalah apapun dalam pekerjaannya. Namun bakat bukanlah segala-galanya tanpa ketekunan atau daya juang. Orang yang sukses adalah orang yang tetap berjuang mengatasi masalah di saat orang lain sudah menyerah.

(5) Membuat kesalahan yang baik (make excellent mistakes)
Sama seperti setiap orang, Johnny Bunko juga takut berbuat salah. Banyak orang yang menghindari kesalahan. Mereka sangat kuatir jika berbuat salah, sehingga mereka tidak melakukan apa-apa. Orang-orang sukses membuat kesalahan dan kesalahan yang dimaksud di sini bukan kesalahan karena kebodohan atau keteledoran tetapi kesalahan karena ingin berbuat yang terbaik. Mereka berusaha melakukan sesuatu yang besar. Dan setiap kali mereka melakukan kesalahan, maka mereka memperbaikinya, lalu mencoba lagi, salah lagi, perbaiki lagi, hingga akhirnya mereka mencapai kesempurnaan.

(6) Tinggalkan sebuah jejak (leave an imprint)
Sama seperti setiap orang, Johnny Bunko tidak hidup selamanya. Johnny berpikir bahwa banyak hal yang ia harus kerjakan. Namun Johnny tidak hidup selamanya. Jadi ia harus memilih apa yang terpenting yang harus ia lakukan selama ia hidup. Jadi apa tujuan anda dalam hidup yang terbatas ini? Orang-orang sukses memberikan diri mereka untuk melayani sesuatu yang lebih besar dari diri mereka sendiri. Ketika mereka bekerja di suatu perusahaan, tinggal di suatu komunitas, atau keluarga, kehadiran mereka menjadikan perusahaan, komunitas, dan keluarga menjadi lebih baik.
Enam pelajaran yang diuraikan di sini akan lebih dipahami bila Anda membaca komiknya karena disuguhkan dalam bentuk visual dan menghibur. Topik yang serius berubah menjadi ringan, membangkitkan rasa penasaran sehingga langsung habis dibaca.

Setelah membaca buku petualangan Johnny Bunko, Anda juga pasti tak ingin melewatkan bukunya yang berjudul ‘Drive: The Surprising Truth About What Motivates Us’. Berdasarkan penelitian selama empat dekade, Pink mematahkan pandangan bahwa faktor eksternal seperti uang lah yang memotivasi orang. Lewat bukunya yang provokatif itu, ia memaparkan kunci pada kinerja dan kepuasan tertinggi di dunia kerja, sekolah, dan rumah tangga. Buku-buku Pink bisa Anda dapatkan di situs Amazon atau toko-toko buku lokal yang menjual buku impor. (Berita Indonesia 79)

Judul : The Adventures of Johnny Bunko
Pengarang : Daniel Pink
Tebal halaman :
Penerbit : The Penguin Book
Tahun : 2008
Bahasa : Inggris


Related Articles:

Beri Komentar


Kode keamanan Refresh

Biografi Bismar Siregar di TokohIndonesia.com
Biografi Haryono Suyono di TokohIndonesia.com
Biografi Kak Seto di TokohIndonesia.com
Biografi Jusuf Kalla di TokohIndonesia.com
Biografi Hatta Rajasa di TokohIndonesia.com