Majalah Berita Indonesia

Saturday, Apr 29th

Last update01:43:53 AM GMT

You are here Berita Budaya Sastra: Perpisahan Prosa dan Puisi
Jual Buku Al-Zaytun Sumber Inspirasi
Kuis Tokoh Indonesia - TokohIndonesia.com

Sastra: Perpisahan Prosa dan Puisi

E-mail Print PDF

Cerpenis Seno Gumira Ajidarma meraih penghargaan sastra Khatulistiwa Literary Award 2005.Cerpenis Seno Gumira Ajidarma kembali mengulang prestasinya seperti tahun lalu. Ia meraih penghargaan sastra Khatulistiwa Literary Award 2005, (30/9). Demikian dilaporkan Koran Tempo, 6 Oktober 2005. Lewat karyanya Kitab Omong Kosong, ia mendapat Rp 100 juta sebagai hadiah kategori Prosa Terbaik. Kitab Omong Kosong menyisihkan empat nomine lainnya, dua diantaranya novel: Cermin Merah (R. Riantiarno) dan Nayla (Djenar Maesa Ayu). Dua lainnya berbentuk antologi cerpen: Parang Tak Berulu (Raudal Tanjung Banua) dan Sihir Perempuan (Intan Paramadhita).

Novel Kitab Omong Kosong pernah dimuat di Koran Tempo pada 2001 dengan judul Rama-Sinta. Menurut Ketua Dewan Juri Riris K. Toha Sarumpaet, tulisan Seno mengolah gagasan dengan bobot yang matang.

Untuk kategori Puisi, dimenangkan penyair Joko Pinurbo dengan kumpulan puisinya, Kekasihku. Kategori Non-fiksi diraih Sapardi Djoko Damono atas karyanya, Puisi Indonesia Sebelum Kemerdekaan.

Koran Tempo mengetengahkan, bahwa penghargaan Khatulistiwa tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Tahun lalu, puisi dan prosa berada dalam satu kategori yakni fiksi. Tahun ini keduanya dipisahkan. RH (Berita Indonesia 05)


Ratusan manuskrip naskah kuno hilang pasca tsunami AcehManuskrip: Naskah Kuno Usai Tsunami
Tsunami yang melanda Aceh ternyata mengakibatkan hilangnya ratusan manuskrip kuno di daerah itu. Hal ini dibahas harian Kompas, 4 Oktober 2005. Tak salah jika Kompas membahas topik yang satu ini. Sebab, Aceh memiliki banyak manuskrip kuno sebagai kekayaan intelektual Islam paling awal di Nusantara.

Adalah Yayasan Pendidikan Ali Hasymi, Banda Aceh, salah satu yang berperan menyelamatkan dan mengkoleksi naskah-naskah yang lolos dari tsunami. Dari perpustakaan Ali Hasymi, telah didokumentasikan sebanyak 232 bundel naskah yang berisi 320 judul dengan berbagai tema.
Agar kelestarian naskah-naskah itu terjaga, Center for Documentation and Area-Transcultural Studies (C-DATS) dari Tokyo University of Foreign Studies (TUFS) tengah mendokumentasikan dengan teknik digital dan dicetak dalam bentuk katalog. Nantinya akan dibagikan ke museum dan perpustakaan penting di Indonesia dan dunia, juga dipublikasikan di internet. RH (Berita Indonesia 05)


Seni rupa: Biennale Tamat Setelah Protes
Setelah diserbu protes gara-gara dianggap memamerkan karya berbau pornografi, CP-Open Biennale yang bertema “Urban/Culture” diputuskan akan ditutup selama-lamanya, alias tidak akan diselenggarakan lagi. Demikian diliput majalah”Gatra, 15 Oktober 2005.

Protes dilayangkan pada karya Agus Suwage dan Davy Linggar yang berjudul “Pinkswing Park,” September lalu. Karya itu dianggap berbau pornografi dan akhirnya ditutup sejak 20 September.

Menurut Jim Supangkat, penggagas dan penggerak biennale (perhelatan dua tahunan) ini, Indonesia tampaknya belum siap untuk sebuah biennale seni rupa berskala internasional. Karena itu, biennale yang baru terselenggara dua kali ini tidak akan dilanjutkan. Sungguh sangat disayangkan. Gatra mengutip komentar Jane Perlez, wartawan The New York Times tentang biennale tersebut: “A biennale that puts Indonesia on the map.”RH (Berita Indonesia 05)


Related Articles:

Beri Komentar


Kode keamanan Refresh

Biografi Bismar Siregar di TokohIndonesia.com
Biografi Haryono Suyono di TokohIndonesia.com
Biografi Kak Seto di TokohIndonesia.com
Biografi Jusuf Kalla di TokohIndonesia.com
Biografi Hatta Rajasa di TokohIndonesia.com