Retak sebelum berdiri, begitu gambaran rencana pembangunan gedung baru DPR. Sejak dipublikasikan, rencana pembangunan ini sudah banyak mendapat penolakan. Bukan hanya lantaran biayanya yang sangat besar, tapi juga desain dan proses perencanaannya. Protes mengalir mulai dari masyarakat umum, LSM, akademisi, tokoh lintas agama, bahkan oleh sebagian anggota DPR sendiri. Presiden SBY juga sudah mengisyaratkan penundaan. Persoalan bahkan masuk ke ranah hukum, tapi pembangunan tampaknya tidak terbendung lagi.
Nasional
Gedung Baru DPR: “Retak” Sebelum Berdiri
Add comment
Hendak Dibawa Kemana Intelijen
Pro Kontra, Pembatasan BBM Bersubsidi
Saling Curiga Pasca Teror Bom Buku
Teror dengan modus bom buku yang marak melanda Indonesia baru-baru ini sempat membuat masyarakat merasa was-was dan panik. Merasa ada beberapa kejanggalan, peristiwa ini pun menimbulkan kecurigaan dan di tengah masyarakat, apakah peristiwa ini sebagai pengalihan isu atau memang ulah jaringan teroris sungguhan.
Antara Keistimewaan dan Konstitusi
Seharusnya Sudah Belajar
KB Jalan di Tempat
Membawa Misi Nasional
Masih Jauh dari Harapan
Sikapnya Dipertanyakan
Bisa Berbulan-Bulan
Page 1 of 13
Nasional



















